Hendi Serahkan Tali Asih Bagi 'Pahlawan Demokrasi'

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyebutkan setidaknya ada 4.228 petugas pemilu yang terkena musibah sampai Sabtu, 4 Mei 2019.

Hendi Serahkan Tali Asih Bagi 'Pahlawan Demokrasi'
ISTIMEWA
Walikota Semarang Hendrar Prihadi Memberikan Tali Asih Kepada Keluarga Petugas KPPS Yang Menginggal Dunia Saat Menjalankan tugas 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyebutkan setidaknya ada 4.228 petugas pemilu yang terkena musibah sampai Sabtu, 4 Mei 2019.

Dari total tersebut, 440 petugas diantaranya meninggal dunia, dan 3.788 lainnya sakit hingga dirawat di rumah sakit.

Data tersebut dihimpun dari seluruh daerah di Indonesia, tak terkecuali Kota Semarang yang pasca hari pemungutan suara tanggal 17 April 2019 lalu, sedikitnya 44 orang petugas di tingkat KPPS dan di tingkat PPS yang mengalami musibah.

Baru Menikah, Irish Bella dan Ammar Zoni Langsung Unfollow Akun Instagram Teman Artisnya, Ada Apa?

Takut Dibully, Adik Ahok BTP Lakukan Ini Usai Unggah Foto Bareng di Dinner Reino Barack-Syahrini

KPU Jateng Curiga Temuan Ribuan C1 Asal Kabupaten Boyolali di Menteng Jakarta Tak Resmi

Adapun 3 diantaranya dikabarkan meninggal dunia, yaitu Bambang Saptono ( KPPS TPS 12, Barusari, Semarang Barat), Mochammad Supriyadi (KPPS TPS 14, Kembangarum, Semarang Barat), serta Sutarni (KPPS TPS 12, Karangayu, Semarang Barat).

Sebagai wujud perhatian dan simpati, Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi pun mencoba meringangkan beban para keluarga KPPS yang terkena musibah, yaitu dengan menyerahkan dana santunan kepada anggota keluarga 44 petugas KPPS dan PPS di Kota Semarang yang sakit dan meninggal dunia, di hari pertama bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, Senin (6/5).

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan Hendi sapaan akrab wali kota usai solat Dzuhur berjamaah di Masjid Al-Khusuf, Komplek Balaikota Semarang dengan didampingi Ustadz Fahrurozi, ketua BAZNas Kota Semarang, Arnaz Andrarasmara, Ketua KPU Kota Semarang , Henry Cassandra Gultom yang juga disaksikan oleh jamaah masjid Al Khusuf dan Ustadz Fahrurozi yang hadir memberikan tauziah usai solat.

“Ini adalah sedikit bentuk perhatian kami bersama Baznas Kota Semarang bagi para pahlawan demokrasi yang telah bekerja keras dan sungguh-sungguh mensukseskan Pemilu 2019 hingga berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif,” urai Hendi.

Begitu luar biasa tugas, kewajiban yang telah dilakukan mulai dari persiapan, hari H pemungutan suara hingga penghitungan suara.

“Karenanya, mari doakan agar para pahlawan demokrasi yang meninggal diberi khusnul khotimah, dan mereka yang masih sakit diberi kesehatan dan kesembuhan,” ajak Hendi.

Tercatat, hingga Minggu malam, di Kota Semarang sebanyak 35 orang mengalami sakit, 1 orang keguguran dan 3 orang meninggal dunia.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved