Target Bebas ODF 2022, Bupati Wihaji Akan Luncurkan Kredit Jambanisasi Tanpa Agunan

Wihaji mengatakan Target Pemkab tahun 2022 seluruh desa sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

Target Bebas ODF 2022, Bupati Wihaji Akan Luncurkan Kredit Jambanisasi Tanpa Agunan
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Rakor percepatan IPM di ruang Abirawa belum lama ini 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kurangnya fasilitas pendukung dan masih belum banyak warga yang memiliki jamban, menjadikan perilaku buang air besar sembarangan di sungai masih cukup tinggi di Kabupaten Batang.

"Berdasarkan data terakhir saat ini baru 56 desa yang telah ODF, sisanya 202 belum ODF, tidak hanya masalah mental, namun fasilitas penunjang juga harus tersedia," tutur Bupati Wihaji, Senin (6/5/2019).

Wihaji mengatakan Target Pemkab tahun 2022 seluruh desa sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Untuk mensukseskan program tersebut, menurut Wihaji harus disertai dengan peran semua pihak untuk memberikan sosialisasi bahwa mental buang air sembarangan harus “dibuang” jauh-jauh.

"Oleh karena itu, saya akan luncurkan program kredit jambanisasi di Badan Kredit Kecamatan ( BKK) tanpa agunan bagi warga yang belum memiliki jamban. Maka, saya mengajak warga bersama seluruh pihak membuat jamban dengan sistem komunal," ujarnya.

Ketua Tim Percepatan Indek Pembangunan Manusia Kabupaten Batang Ananto Aji mengatakan, program ODF harus mendapat prioritas mengingat masih tertinggalnya Kabupaten Batang dibanding dengan daerah tetangga.

"Diperlukan Bupati mengeluarkan Perbup terkait penggunaan dana desa untuk mendukung desa ODF," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved