Buka Puasa di Masjid Layur Kota Semarang Ada Kopi Arab. Racikannya Pakai Jahe dan Daun Pandan

Takmir Masjid Layur Kota Semarang menghidangkan kopi arab untuk berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Buka Puasa di Masjid Layur Kota Semarang Ada Kopi Arab. Racikannya Pakai Jahe dan Daun Pandan
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Takmir Masjid Layur Semarang menyiapkan kopi tarik untuk berbuka puasa, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Takmir Masjid Layur Kota Semarang menghidangkan kopi arab untuk berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Kopi tersebut terbuat dari olahan rempah-rempah dan kopi. Setiap hari, setidaknya 50 cangkir kopi disediakan oleh untuk jamaah.

Tradisi menyuguhkan kopi arab tersebut telah dijalankan sejak masjid yang berada di Jalan Layur Kelurahan Dadapsari Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang berdiri.

Masyarakat sekitar juga biasa menyebut dengan Masjid Menara.

Hal tersebut karena masjid memiliki menara tepat di samping gerbang.

"Tradisi ini telah kami jalankan sejak masjid ini berdiri, kurang lebih sejak tahun 1820-an," sebut Takmir Masjid Layur, Abu Bakar bin Salim Alatas, Selasa (7/5/2019).

Ngabuburit Sekaligus Cari Menu Berbuka Puasa, Masyarakat Batang Bisa Datangi Bazar Takjil

Ia mengatakan, kopi arab terbuat dari campuran jahe, serai, kapulogo, daun jeruk, daun pandan, dan kulit kayu manis.

Bahan-bahan tersebut direbus setelah mendidih dicampur dengan kopi.

"Untuk gulanya kita memakai gula jawa, bukan gula pasir. Rasanya hangat, manis, pedas. Tidak ada efeknya karena dari rempah-rempah tidak ada yang sintetis," ujarnya.

Dahulunya, tradisi membuat kopi arab dilakukan oleh warga sekitar Masjid Layur.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved