Bupati Pati: Aparatur Pemerintah Perlu Mengubah Mindset Manual Menjadi Digital

Hal tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto ketika menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TDE) yang digelar Diskominfo

Bupati Pati: Aparatur Pemerintah Perlu Mengubah Mindset Manual Menjadi Digital
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto memberi sambutan dalam Sosialisasi Pengelolaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TDE) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Untuk mengikuti perkembangan zaman, aparatur pemerintah perlu mengubah mindset manual menjadi digital.

Jika diam dan tidak mengikuti perkembangan, pemerintahan suatu daerah akan mengalami stagnansi, sehingga tertinggal dari daerah lain.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto ketika menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TDE) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Selasa (7/5/2019).

"Kita tidak bisa menghindar. Setahap demi setahap kita harus mengikuti perkembangan teknologi," tegas Haryanto di hadapan sekira 161 peserta sosialisasi yang terdiri atas Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan Kepala Bagian di lingkungan Setda.

Sebelumnya, pada acara tersebut, Kepala Diskominfo Pati Indriyanto melaporkan bahwa TDE akan diimplementasikan seluruh OPD di Kabupaten Pati mulai Oktober 2019.

Sebelum itu, melalui penerapan aplikasi e-Layang, TDE akan diujicobakan pada empat OPD pilot project, yakni Setda, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), serta Diskominfo.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Haryanto mengingatkan, kata kunci untuk meraih keberhasilan ialah belajar mengikuti perkembangan zaman.

"Belajar. In syaa Allah bisa. Teknologi akan memberikan manfaat. Maka, yang 'gaptek' atau yang belum mampu perlu dikursuskan atau dilatih. Kita harus mempersiapkan SDM," ucapnya.

Haryanto meyakini, dengan diberlakukannya TDE, justru akan memudahkan kinerja aparatur pemerintahan.

Sebab, selain menjadikan urusan surat-menyurat tidak terikat waktu dan tempat, petugas juga tidak perlu susah-payah menyimpan arsip yang begitu banyak.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved