Jamaah Alip Rebo Wage di Purbalingga Baru Laksanakan Puasa Ramadan Hari Selasa, Ini Alasannya

Jama’ah Alip Rebo Wage (Aboge) Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga menetapkan awal Ramadan mulai hari Selasa (7/5/2019).

Jamaah Alip Rebo Wage di Purbalingga Baru Laksanakan Puasa Ramadan Hari Selasa, Ini Alasannya
ISTIMEWA
Pemimpin jamaah Alip Rebo Wage Aboge di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Jamaah Alip Rebo Wage (Aboge) Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga menetapkan awal Ramadan mulai hari Selasa (7/5/2019).

Hari Selasa ini pun, mereka baru melaksanakan kewajiban berpuasa.

Penetapan kelompok ini berbeda dengan keputusan pemerintah atau kebanyakan Organisasi Masa (Ormas) Islam yang memulai puasa Ramadan pada Senin kemarin.

Pemimpin jamaah Aboge yang juga sesepuh Desa Onje Kyai Sudi Maksudi menjelaskan perbedaan penentuan awal Ramadan kelompoknya dengan pemerintah.

Pemprov Jawa Tengah Siapkan 207 Bus, 3 Kereta, dan 2 Kapal Untuk Mudik Gratis Dari Jabodetabek

Maksudi mengatakan, penentuan Ramadan didasarkan atas perhitungan yang diyakini kelompoknya secara turun temurun.

Menurut perhitungannya, puasa Ramadan tahun ini jatuh pada hari Selasa Pahing sehingga berbeda dengan penetapan pemerintah.

Kendati beda dalam penetapan awal Ramadan, ia tak ingin kelompoknya disebut menyimpang.

Sebab dia meyakini yang dilakukannya sudah sesuai dengan tuntunan kitab suci.

"Perhitungannya rumit tapi kami anggap ini sebagai perhitungan pasti. Karena dalam fiqih agama yang bisa digunakan sebagai penentuan Ramadan itu ada empat, salah satunya adalah hisab yakni perhitungan, dan kami menggunakan itu,” kata Maksudi.

Maksudi yang disebut jebolan beberapa pondok pesantren ini memang tampak fasih menjelaskan dasar dan hukum Islam yang diketahuinya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved