Bulan Puasa Malah Jadi Lebih Boros? Begini Cara agar Lebih Hemat 

Sementara untuk keperluan ekstra, seperti belanja baju maupun tiket mudik bisa menggunakan tunjangan hari raya (THR).

Bulan Puasa Malah Jadi Lebih Boros? Begini Cara agar Lebih Hemat 
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Warga memilah aneka sajian menu berbuka puasa berjejeran dalam stand Bazar Takjil di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Menjalankan puasa di bulan Ramadhan artinya menahan rasa lapar dan haus, juga keinginan jajan di sore hari.

Anda mungkin berpikir bahwa di bulan puasa ini bisa lebih hemat, karena hanya makan saat pagi dan malam.

Jatah ngopi sore bisa dilakukan bersamaan dengan makan malam. Akan tetapi, jika dihitung-hitung, pengeluarannya sama saja dengan bulan biasa.

Malah, ada yang lebih besar.

Salah satunya karena banyak tawaran buka puasa bersama teman kantor, klien, maupun keluarga.

Pengeluaran terbesar mungkin pada biaya transportasi saat mudik menjelang Lebaran nanti.

Belum lagi untuk membeli atau memasak makanan khas Lebaran, seperti opor, ketupat, hingga kue kering.

Supaya tidak tekor saat Ramadhan, Anda perlu mencermati pengeluaran Anda.

Perencana keuangan Pandji Harsanto mengatakan, dalam merencanakan keuangan selama Ramadhan, Anda bisa menggunakan dua sumber pendapatan.

Pertama, gunakan dana dari gaji Anda untuk kepentingan selama Ramadhan.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved