Ini Maksud Dedy Endriyatno Ulas Moderasi Islam, Isi Kajian Ramadan Kantor Kemenag Sragen

Moderasi dalam pengertian umum di zaman ini berarti keseimbangan dalam keyakinan, sikap, perilaku, tatanan, muamalah, dan moralitas.

Ini Maksud Dedy Endriyatno Ulas Moderasi Islam, Isi Kajian Ramadan Kantor Kemenag Sragen
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengisi kajian Ramadan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen di Aula Kantor Kemenag Sragen, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengisi kajian Ramadan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen di Aula Kantor Kemenag Sragen, Rabu (8/5/2019).

Dalam kesempatan itu Dedy menyampaikan materi tentang moderasi beragama dalam berbangsa yaitu Moderasi Islam.

"Moderasi Islam adalah pandangan atau sikap yang selalu berusaha mengambil posisi tengah dari dua sikap yang berseberangan dan berlebihan. Sehingga satu dari kedua sikap yang dimaksud tidak mendominasi dalam pikiran," terangnya.

Menurutnya, seorang muslim moderat adalah muslim yang memberi setiap nilai atau aspek yang berseberangan bagian tertentu tidak lebih dari porsi yang semestinya.

"Moderasi dalam pengertian umum di zaman ini berarti keseimbangan dalam keyakinan, sikap, perilaku, tatanan, muamalah, dan moralitas," lanjut dia.

Kajian ini dihadiri, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sragen Hanif Hanani, Kepala KUA, Kepala MI, MTs, dan MA negeri maupun swasta, erta jajaran pegawai di Kantor Kemenag.

Selain itu juga disampaikan materi dari Ketua STAI Al Anwar Rembang Abdul Ghofur Maimun mengenai perempuan pilar peradaban bangsa.

Materi zakat dan wakaf juga disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Sragen Mahmudi dan management qolbu oleh Trainer Kusuma  Andi Kusuma Brata.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sragen Hanif Hanani mengatakan, tujuan acara ialah terbinanya mental ASN Kemenag Kabupaten Sragen sehingga mampu meningkatkan kinerjanya, meningkatkan pemahaman agama bagi serta terjalinnya silaturahmi.

Dalam kesempatan itu Hanif juga menyampaikan telah melakukan Gerakan Masjid Asri (Gemari) pada 26 masjid di 20 kecamatan Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini berupa bantuan uang tunai ataupun barang-barang atau alat kebersihan yang dibutuhkan masjid.

"Kami melakukan dua periode. Periode pertama terkumpul 15 juta, periode kedua 20 juta dan telah dilaksanakan di 20 masjid," ujar Hanif. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved