PSIS U-16 Berencana Tunjuk Pahlawan PSIS Masuk Jajaran Pelatih Akademi

Pelatih PSIS U-16 Semarang, Tithan Wulung Suryata tengah menimbang-nimbang untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala pelatih PSIS U-16.

PSIS U-16 Berencana Tunjuk Pahlawan PSIS Masuk Jajaran Pelatih Akademi
ISTIMEWA
PSIS U-16 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS U-16 Semarang, Tithan Wulung Suryata tengah menimbang-nimbang untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala pelatih PSIS U-16.

Sebabnya, pelatih yang juga berstatus sebagai dosen ini dikabarkan mendapat peringatan dari kampus tempat dia mengajar, Universitas Surakarta (Unsa).

Dirinya sulit membagi waktu antara mengajar dan melatih tim PSIS U-16.

Direktur Akademi PSIS, Muhammad Ridwan menegaskan jika rencana Tithan yang masih mempertimbangkan antara mundur atau tetap melatih PSIS U-16 tidak ada sangkut pautnya dengan rentetan hasil buruk PSIS di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U-16.

"Evaluasi tiap saat kami lakukan. Latihan kami evaluasi. Tapi evaluasi itu bukan mengeluarkan pelatih karena hasil. Jadi evaluasi untuk perbaikan tim ke depan," ujar Ridwan.

"Dari awal saya sudah tekankan ke pelatih bahwasanya kita memiliki wadah untuk memberikan program dan pemahan yang baik kepada pemain muda. Sehingga nanti jika ada dinamika yang terjadi, itu menjadi pelajaran buat kita. Kalau akhirnya Coach Tithan mundur, tidak ada sangkut pautnya dengan hasil selama enam laga di Elite Pro," sambungnya.

Elite Pro Academy PSIS U-16 Kalah dari Persija U-16, Muhammad Jusuf : Ini Sesuai Planning Saya

Ya, dalam enam laga yang sudah dijalani PSIS U-16 di Elite Pro Academy, PSIS belum pernah merasakan satupun kemenangan. Dari enam laga yang sudah dilakoni, PSIS kalah empat kali dan seri dua kali.

"Sementara tim U-16 dipegang Coach Tithan. Tapi kita tidak tau ke depan ini, karena beliau bicara kepada saya ada satu hal yang mungkin mengganggu program dia di sini," jelas Ridwan.

"Jadi status Coach Tithan itu adalah seorang dosen. Jadi dia sudah dapat warning dia di sana bahwasanya dia mendapat warning karena dianggap sering bolos. Nah ini nanti untuk beberapa hari ke depan dia meminta waktu untuk berfikir. Kami akan menerima apapun keputusan dari beliau," papar mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Lebih lanjut, Ridwan mengungkapkan apabila Tithan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih PSIS U-16, pihaknya sudah menyiapkan pelatih baru.

Pelatih yang disapkan yaitu legenda PSIS, Tugiyo. Alasan menyiapkan pria yang mendapat julukan Maradona Purwodadi tersebut karena sudah tidak asing dengan skuat PSIS U-16 saat ini.

"Kami sudah siapkan plan B ssbagai calon pelatih PSIS U-16. Planning B kami adalah menyiapkan Coach Tugiyo.

"Dan yang pasti Coach Beliau tidak asing dengan tim U-16 karena dia juga merupakan tim penyeleksi beberapa waktu lalu, kegiatan festival dan talent scout juga ada peran Coach Tugiyo. Jadi nantinya jika menjadi pelatih U-16 sudah tidak kesulitan beradaptasi," kata Ridwan.

PSIS U-16 Kembali Meraih Hasil Buruk di Ajang Elite Pro Academy Liga 1 U-16

Jika benar Tugiyo akan mengganti peran Tithan, nantinya mantan pemain yang membawa PSIS merengkuh gelar Juara Liga Indonesia musim 1999/2000 tersebut juga akan mernagkap sebagai asisten pelatih PSIS U-18.

"Kalau Coach Tithan mau di sini ya tetap kami lanjutkan kerjasama dengan dia. Tapi kalau dia memilih fokus menjadi dosen ya kami juga legowo. Kami siapkan Coach Tugiyo sebagai plan B kami. Nantinya Coach Tugiyo juga jadi asisten pelatih tim PSIS U-18," jelas Ridwan. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved