Pilpres 2019

Umbar Dugaan Kecurangan ke Media Asing, Prabowo Dinilai Ingin Tiru Skenario Konflik Venezuela

Prabowo Subianto diduga ingin mengulang skenario di Venezuela dengan memaparkan kecurigaan mereka atas kecurangan di Pemilu 2019 kepada media asing.

Umbar Dugaan Kecurangan ke Media Asing, Prabowo Dinilai Ingin Tiru Skenario Konflik Venezuela
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019). Aksi peringatan May Day yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) itu untuk menyuarakan kesejahteraan buruh serta demokrasi jujur dan damai. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diduga ingin mengulang skenario yang terjadi di Venezuela dengan memaparkan kecurigaan mereka atas kecurangan di Pemilu 2019 kepada media asing.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily.

"Dengan mengundang media asing, Prabowo dan BPN semakin kuat dugaan skenario 02 untuk mengulang skenario Venezuela dengan mobilisasi massa menentang presiden terpilih dan selanjutnya mengundang keterlibatan asing dalam masalah dalam negeri," ujar Ace melalui keterangan tertulis, Selasa (7/5/2019).

Petinggi PAN Ingatkan Kivlan Cs Jangan Tekan KPU dengan Aksi Demo

Beredar Ajakan Demo KPU dan Bawaslu yang Digagas Kivlan Zen, Moeldoko Tegaskan Jangan Didiamkan

Pantas Saja Polisi Diminta Turun Tangan, Isi Percakapan Chat WA Whatsapp ABG Ini Vulgar Banget

Adian Napitupulu Teriaki Ani Hasibuan: Jangan Meremehkan pekerjaan KPPS

Nicholas Maduro memenangkan pemilihan umum di Venezuela pada tahun lalu.

Di tengah kemelut yang terjadi di Venezuela, Ketua Majelis Nasional sekaligus pemimpin oposisi pemerintahan Maduro, Juan Guaido, mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara pada Januari lalu.

Manuver ini mendapatkan dukungan dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat.

Ace mengatakan, skenario itu ingin dilakukan oleh Prabowo-Sandiaga di Indonesia.

Menurut dia ini berbahaya bagi kedaulatan Indonesia dan masa depan demokrasi di negara ini.

Lagipula, kata Ace, Jokowi-Ma'ruf menang dengan bukti-bukti yang meyakinkan. Bukan karena kecurangan seperti yang dituduhkan kubu Prabowo-Sandiaga.

"Dan Indonesia bukan Venezuela.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved