Warga di Lebok Asri Batang Resah Seekor Monyet Ekor Panjang Lepas, Mulai Acak-acak Dapur Warga

Menurut cerita satu di antara warga Perum Lebok Asri, Antin, monyet tersebut muncul secara tiba-tiba sekitar empat hari yang lalu

Warga di Lebok Asri Batang Resah Seekor Monyet Ekor Panjang Lepas, Mulai Acak-acak Dapur Warga
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Seekor Monyet ekor panjang yang berkeliaran di pemukiman warga Perumahan Lebo Asri, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Beberapa hari terakhir warga Perumahan Lebok Asri, Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dihebohkan dengan kemunculan seekor monyet berekor panjang.

Monyet yang tidak diketahui asalnya tersebut mulai meresahkan warga dengan berkeliaran di sekitar dan sudah berani masuk ke rumah bahkan mengacak-acak dapur milik salah satu warga.

Menurut cerita satu di antara warga Perum Lebok Asri, Antin, monyet tersebut muncul secara tiba-tiba sekitar empat hari yang lalu.

"Muncul dari empat hari yang lalu, nggak tau ya dari mana, awalnya sih ya tidak meresahkan tapi kok lama-lama dibiarkan, ya berkeliaran biasa tapi terus kok sampai ada yang dimasukkin rumahnya, dapur diacak-acak," ujarnya.

Dikatakannya, warga sudah berusaha mencoba untuk mengevakuasi namun tidak berhasil.

Khawatir monyet tersebut mengamuk dan bisa melukai warga akhirnya warga sekitar melapor ke pihak Damkar dan BPBD.

"Waktu ketahuan mengacak-acak dapur, kami coba untuk menangkap tapi tidak berhasil, khawatir mengamuk akhirnya kami laporkan ke Damkar dan BPBD agar bisa dievakuasi," ujarnya.

Mendapatkan laporan dari warga, Tim Damkar dan BPBD Kabupaten Batang langsung cek lokasi serta meminta bantuan dari Tim Taman Safari Dolphin Center Batang.

"Ini kami belum bisa memastikan apakah itu memang monyet liar atau peliharaan, karna kami juga tidak punya kewenangan dan tidak bisa menangani, kami minta bantuan BKSDA Jateng yang kemudian dikoordinasikan dengan tim Taman Safari Dolphin Center untuk mengevakuasi," terang Kepala BPBD, Uluk Azmi melalui Sekertaris BPBD Slamet Maktub, Rabu (8/5/2019).

Proses pelumpuhan berlangsung kondusif, dengan menembak bius monyet yang menggelantung di pohon yang berada di depan salah satu warga.

Butuh waktu sekitar 30 menit untuk bisa menangkap monyet dalam keadaan setengah sadar, setelah terkena tembakan obat bius yang dilesatkan seorang petugas Dolphin Center.

Setelah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kandang, monyet tersebut rencananya akan dilakukan penanganan lebih lanjut oleh pihak Dolphin Center. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved