Gili Tugel di Tegal Akan Disulap Bersih Dari Pengamen, Anak Jalanan, dan Pelanggar Lalulintas

Kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk ketertiban lalu lintas, banyaknya pengamen, pengmis dan anak jalanan.

Gili Tugel di Tegal Akan Disulap Bersih Dari Pengamen, Anak Jalanan, dan Pelanggar Lalulintas
IST
Rombongan Pemkot Tegal melihat langsung cara kerja Area Traffic Control System (ATCS) dan CC Room di Dinas Perhubungan Kota Tegal, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE, M.M, PJ Sekretaris Daerah Kota Tegal, Drs. Imam Badarudin dan rombongan melihat langsung cara kerja Area Traffic Control System (ATCS) dan CC Room di Dinas Perhubungan Kota Tegal, Selasa (7/5/2019).

Disampaikan oleh Walikota Tegal bahwa kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk ketertiban lalu lintas, banyaknya pengamen, pengmis dan anak jalanan.

“Saya melihat langsung monitor untuk lampu merah dan gili tugel dan perempatan maya kita berupaya disitu nanti ada cctv yang tentunya bisa dengan zoom dengan skala yang terkecil dan tentu nanti ada pengeras suara super keras untuk pengarahan para pengemudi,” ucap Walikota

Walikota juga menambahkan bahwa pada saat uji coba nanti akan bekerjasama dengan Polres Tegal khusunya di gili tugel nantinya akan ada Pos Lantas untuk bertugas di situ.

Sedangkan untuk jangka panjang dengan adanya penertiban dengan memakai pengeras suara dan cctv ini selain bisa mengatur lalulintas juga untuk merekam manakala terjadi tindakan kejahatan serta untuk pengawasan bagi pengamen maupun anak jalanan

“Ini sebagai upaya untuk untuk membersihkan di setiap lampu merah bila mana ada yang mengganggu kita akan tertibkan missal keberadaan orang luar kota kita akan kembalikan ke dinas sosial dimana mereka tinggal,” tutur walikota.

Sementara itu terkait kunjungan Walikota Tegal, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Hervyanto mengatakan usai rapat persiapan untuk renstra 2020 beberapa waktu yang lalu bahwa dari 290 an program kota, ternyata yang konek dengan visi misi dalam jangka waktu dekat ada 16 dan empat ada di Dinas Perhubungan.

“Apa yang bisa Dinas Perhubungan lakukan adalah kita tinggal mensinkronkan perangkat dengan IT karena kita sudah ada dengan system ATCS, dan bulan ini kita akan koneksikan dan bisa melakukan penindakan di gili tugel.” Ucap Hervy. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved