Nekat Buka saat Ramadan, Tempat Hiburan di Pantura Kabupaten Batang Ditutup Paksa Aparat Gabungan

Untuk memastikan tempat hiburan tutup dan menaati aturan jam operasional selama bulan Ramadan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora)

Nekat Buka saat Ramadan, Tempat Hiburan di Pantura Kabupaten Batang Ditutup Paksa Aparat Gabungan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pemkab Batang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama tim gabungan Satpol PP dan Polres Batang, Kodim 0736/Batang dan OPD terkait melakukan sidak, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Untuk memastikan tempat hiburan tutup dan menaati aturan jam operasional selama bulan Ramadan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama tim gabungan Satpol PP dan Polres Batang, Kodim 0736/Batang dan OPD terkait melakukan sidak, Kamis (9/5/2019).

Hasilnya, beberapa tempat hiburan ketahuan masih membandel buka di bulan ramadan.

Tim gabungan ini terpaksa menutup tempat karoke di sejumlah jalur Pantura Batang.

Penutupan tersebut dikarenakan melanggar surat edaran Pemkab Batang dalam rangka menghormati bulan suci Ramadan.

"Kami monitor tempat-tempat hiburan, baik karaoke, panti pijat, tempat biliar ini untuk memastikan mereka mentaati aturan yang sudah dihimbaukan melalui surat edaran beberapa hari lalu sebelum bulan Ramadan," terang Sekertaris Disparpora Batang, Suprianto.

Di wilayah Kabupaten Batang untuk tempat hiburan yang sudah mengtongi ijin operasional ada 24.

Sedangkan yang belum berijin menjadi kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja dalam penegakan Perda.

Adapun berdasarkan surat edaran yang sudah disepakati bersama dengan pengelola tempat hiburan untuk mulai operasional H-3 dan H+3 Romadan harus tutup.

"Bukanya kembali mulai tanggal 10 Mei, jam operasionalnya pukul 20.00 sampai dengan pukul 00.00 WIB dan tutup kembali H-3 lebaran dan H+3 lebaran," jelasnya.

Suprianto menegaskan apabila aturan tidak ditaati pihaknya tidak segan untuk melakukan tindakan tegas yaitu berupa surat teguran hingga surat ijin dicabut.

"Dari hasil monitoring ada tiga lebih tempat karoke yang buka, namun kita sudah menegur dan menghimbau untuk menutup kembali, namun kalau tidak menghiraukan teguran dengan tegas Pemkab akan mencabut surat ijinnya," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved