Gaprak Minta Bawaslu Solo Selidiki Kematian 554 Petugas KPPS

Massa Gabungan Presidium Rakyat Bergerak (Gaprak) berunjukrasa di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo, Jumat (10/5/2019) siang

Gaprak Minta Bawaslu Solo Selidiki Kematian 554 Petugas KPPS
Tribunjateng.com/Daniel Ari Purnomo
Sejumlah perwakilan Gaprak menemui anggota Bawaslu Solo di Penumping, Laweyan, Kota Solo, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Massa Gabungan Presidium Rakyat Bergerak (Gaprak) berunjukrasa di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo, Jumat (10/5/2019) siang.

Sekitar 200 orang datang berbondong-bondong usai ibadah Salat Jumat.

Mereka meminta agar Bawaslu dan Polri membentuk tim Pencari Fakta kematian 554 petugas KPPS.

Ketua Gaprak, Edi Lukito menyerukan ada ketidakwajaran dalam kematian ratusan petugas itu.

"Kalau di Amerika kematian satu orang saja diselidiki melalui otopsi. Ini sudah ada ratusan orang yang meninggal, dibiarkan saja," kata dia.

Edi juga meminta pelanggar penyelenggaraan Pemilu harus diadili.

Selain itu, dia menolak pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU.  (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved