Naikkan Gaji PNS, Jokowi Dilaporkan Jubir BPN ke Bawaslu

Kebijakan Presiden Jokowi yaitu kenaikan gaji PNS dianggap sebagai dugaan kecurangan pada Pemilu 2019

Naikkan Gaji PNS, Jokowi Dilaporkan Jubir BPN ke Bawaslu
KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Jokowi dilaporkan ke Bawaslu karena naikkan gaji PNS 

Kebijakan Presiden Jokowi yaitu kenaikan gaji PNS dianggap sebagai dugaan kecurangan pada Pemilu 2019

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Jubir BPN (Badan Pemenangan Nasional) Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dian Islamiati Fatwa, melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), Jumat (10/5/2019).

Menurut Dian, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin selama masa kampanye patut diduga menyalahgunakan kekuasaan.

Satu di antaranya terkait kebijakan Presiden Jokowi menaikkan gaji pegawai negeri sipil ( PNS).

Dugaan pelanggaran lain, yakni terkait pengerahan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN semasa kampanye.

"Undang-undangnya jelas mengatur, pejabat negara tidak boleh menjanjikan atau memberikan sesuatu," ujar Dian melalui keterangan tertulis, Jumat (10/5/2019).

Menurut Dian, paslon nomor urut 01 itu melakukan pelanggaran terkait politik uang, menaikkan gaji PNS, dan membagikan THR yang dipercepat.

Pasal yang dilanggar ialah Pasal 286 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pemilu (UU Pemilu) jo Pasal 1 Ayat 28 dan 29 Peraturan Bawaslu No 8 Tahun 2018 tentang Penyelesaian Pelanggaran Administratif Pemilihan Umum.

Selain itu, Dian juga melaporkan dugaan tindak pidana umum Pasal 515, 523, dan 547 UU Pemilu terkait kematian Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam jumlah yang sangat besar.

Sebelumnya, pemerintah memastikan kenaikan gaji untuk PNS tahun ini ditambah dengan gaji ke-13 dan ke-14.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved