Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati: Pembahasan Konsep Sudah 60 Persen

Menurut Winarto, secara konsep peringatan hari jadi Kabupaten Pati tahun ini telah dipersiapkan sekira 60 persen

Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati: Pembahasan Konsep Sudah 60 Persen
Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati mengadakan rapat persiapan di Ruang Joyo Kusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Jumat (10/5/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati mengadakan rapat persiapan di Ruang Joyo Kusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Jumat (10/5/2019) sore.

Satu di antara penanggungjawab peringatan hari jadi Kota Pati yang jatuh tipa tanggal 7 Agustus, Winarto mengatakan bahwa rapat kali ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilakukan rapat perdana pada akhir April 2019.

"Pada rapat kali ini, tahapan-tahapan kegiatan mulai jelas," ungkapnya.

Tahapan-tahapan yang dimaksud, lanjut Winarto antara lain prosesi di Pendopo Kemiri atau Desa Sarirejo hingga tahapan prosesi di Pendopo Kabupaten Pati.

"Juga sudah disampaikan tentang kesenian dari Pati yang akan turut memeriahkan, susunan arak-arakan, siapa saja yang nanti akan terlibat, dan seterusnya. Semua sudah dibahas dengan gamblang. Tinggal memantapkan dan menyempurnakan apa saja yang perlu dipersiapkan," jelasnya.

Menurut Winarto, secara konsep peringatan hari jadi Kabupaten Pati tahun ini telah dipersiapkan sekira 60 persen. Ke depan, akan ada rapat final untuk menetapkan pos-pos anggaran dan persiapan latihan-latihan fisik.

"Persiapan latihan fisik seperti misalnya sanggar yang telah kita tunjuk dan kita percaya dalam persiapan ini. Sebab bagaimanapun, budaya Pati dengan kearifan lokalnya, akan kami tampilkan. Selain itu, Pati memang milik orang Pati, apabila kita menarik kesenian dari luar, itu hanya sebagai stimulus dan pemacu agar seniman di Pati lebih semangat dan antusias," paparnya.

Mengenai tempat, karena saat ini Alun-Alun Pati sedang dalam proses revitalisasi, pihaknya berharap ketika menjelang peringatan hari jadi Pati, proses revitalisasi tersebut telah selesai.

"Agar peringatan hari jadi Kota Pati dapat dipusatkan di Alun-Alun," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto berharap agar peringatan hari jadi Pati ke 696 ini dapat benar-benar menjadi momen tentang gambaran kebudayaan di Pati 696 tahun silam. Oleh karena itu, pihaknya ingin agar peringatan ini dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

"Intinya harus benar-benar menunjukkan jati diri Kabupaten Pati, mulai dari kesenian dan kebudayaannya. Demikian juga kaitannya dengan kostum, kita gunakan khas warna hitam dan tak lupa untuk memanfaatkan batik khas Pati yakni Batik Bakaran," pungkasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved