Saksi Paslon 02 Tak Tandatangan Berita Acara Penutupan, Rapat Pleno KPU Jateng Tetap Sah

Saksi paslon presiden nomor urut 02 tidak menandatangani berita acara penutupan rapat pleno di KPU Jawa Tengah.

Saksi Paslon 02 Tak Tandatangan Berita Acara Penutupan, Rapat Pleno KPU Jateng Tetap Sah
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat saat menandatangani berita acara penutupan rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi Jawa Tengah di kantor KPU Jawa Tengah, Jalan Veteran no 1A, Semarang, Minggu (12/5/2019) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah seluruh komisioner KPU Jawa Tengah dan Bawaslu Jawa Tengah menandatangani berita acara penutupan rapat pleno rekapitulasi, giliran saksi Paslon 01 dan Paslon 02 untuk tanda tangan.

Namun sayang, saksi Paslon 02 tidak ada yang ikut tanda tangan walaupun MC sudah memanggilnya sebanyak lima kali.

Diketahui, saksi Paslon 02 ternyata sudah meninggalkan ruang rapat sebelum rapat pleno terbuka resmi ditutup.

Menurut Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat, hal tersebut sah-sah saja dilakukan oleh saksi.

"Mau tanda tangan atau tidak itu hak mereka. Tetapi sebenarnya sejak awal rekapitulasi tanggal 6 Mei hingga saat ini (12/5/2019) saksi tersebut selalu hadir. Tapi kok tadi waktu penutupan sudah pulang, ya tidak apa-apa. Rekapitulasi tetap sah," bebernya.

Rekapitulasi Hari Terakhir KPU Jateng: Jokowi 77,26 Persen, Prabowo 22,74 Persen

Drajat panggilannya, setiap pembacaan rekapitulasi Pilpres di setiap Kabupaten/Kota di Jawa Tengah juga sudah dinyatakan sah oleh masing-masing saksi.

"Prinsipnya saksi Paslon 02 setiap hari selalu ada dan menyaksikan rekapitulasi. Setiap perhitungan yang kami lakukan tiap Kabupaten/Kota juga sudah dinyatakan sah oleh saksi tersebut," terangnya.

Ia menambahkan bila ada keberatan yang dilayangkan oleh saksi maupun Bawaslu, KPU berkewajiban untuk menjelaskan secara rinci.

"Kami selalu mempersilahkan saksi dan Bawaslu untuk menyampaikan keberatannya. Semua sudah dalam proses yang semestinya," tegasnya.

Perlu diketahui hingga penutupan rekapitulasi suara, Paslon 01 Jokowi-Amin di Jawa Tengah mendapatkan suara sebanyak 16.805.511 atau 77,26%.

Sedangkan Paslon 02 Prabowo-Sandi meraih 4.944.447 suara atau 22,74%.

Jika dijumlah total surat suara untuk Pilpres yang masuk ke KPU Jawa Tengah sebanyak 22.376.472. Dari jumlah tersebut sebanyak 606.514 suara dinyatakan tidak sah.

Namun menurut Drajat, pastisipasi pemilih di Jawa Tengah naik. Dari target semula 77,5%, tapi faktanya 80% masyarakat Jateng menggunakan hak pilihnya.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved