Berhubungan Intim Malam Hari Usai Tarawih, Utamakan Mandi Junub Dahulu atau Langsung Santap Sahur?

Suami istri berhubungan intim di malam Ramadan 2019, mandi junub dahulu atau langsung santap sahur?

Berhubungan Intim Malam Hari Usai Tarawih, Utamakan Mandi Junub Dahulu atau Langsung Santap Sahur?
Shutterstock/kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Suami istri berhubungan intim di malam Ramadan 2019, mandi junub dahulu atau langsung santap sahur?

Masalah lain, mandi junub kesiangan, apakah puasanya tetap sah? 

Dua pertanyaan itu terjawab dalam penjelasan Syekh Al-Qadli Abu Syuja’ dalam Matn al-Taqrib dan Drs H Fathurrahman Azhari Mhi  berikut ini.

Seperti diketahui, selama berpuasa, kita harus menahan segala hal yang bisa membatalkan puasa sejak subuh hingga waktu berbuka puasa atau maghrib.

Apa saja yang membatalkan puasa kita?

Mulai dari makan, minum, mengeluarkan mani (sperma) dengan sengaja hingga berhubungan badan (bahkan bagi suami-istri).

Kalau sudah memasuki malam atau bukan waktu puasa, makan, minum dan berhubungan badan bagi suami-istri boleh dilakukan.

Banyak yang bingung dan tidak tahu, setelah suami istri berhubungan badan di malam bulan Ramadan, lebih baik mandi junub dahulu atau sahur terlebih dahulu.

Dilansir TribunSolo.com dari NU Online, sebetulnya tidak ada aturan yang melarang untuk langsung santap sahur sebelum mandi junub.

Sebab hal tersebut bukan tergolong aktivitas yang dilarang bagi orang junub.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved