Ada Dekorasi Bulan Sabit Raksasa Dari 7.000 Sedotan Bekas di Grand Candi Hotel Semarang

Bulan Ramadhan menjadi salah satu momen paling ditunggu-tunggu bagi mayoritas umat muslim.

Ada Dekorasi Bulan Sabit Raksasa Dari 7.000 Sedotan Bekas di Grand Candi Hotel Semarang
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Pegawai sedang menata Dekorasi Bulan Sabit Raksasa di Lobby Grand Candi Hotel Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bulan Ramadhan menjadi salah satu momen paling ditunggu-tunggu bagi mayoritas umat muslim.

Tidak hanya rutinitas Bulan Ramadhan seperti Sahur bersama keluarga dan Buka Puasa Bersama yang selalu dirindukan.

Namun juga suasana Bulan Ramadhan yang biasanya lebih meriah dari bulan-bulan lainnya.

Salah satu Hotel bintang 5 di Kota Semarang yaitu Grand Candi Hotel, memajang sebuah bulan sabit raksasa di area lobi nya untuk memeriahkan Bulan Suci Ramadhan 1440 H.

Public Relations Grand Candi Hotel Semarang, Azkar Rizal Muhammad menjelaskan, Dekorasi Ramadhan yang diberi tajuk Bulan Sabit Diatas Langit Mekah ini memiliki tinggi 3 Meter dan lebar 2,6 Meter.

Efek warna-warni yang ditimbulkan dari Bulan Sabit tersebut dihasilkan dari 7.000 lebih sedotan plastik bekas.

"Proses pembuatan dekorasi Bulan Sabit tersebut memerlukan waktu kurang lebih 7 hari dan dibantu oleh 20 staff.

Proses pembuatan sendiri meliputi pembuatan rangka, pengayaman 7.000 sedotan plastik bekas, dan penempelan sedotan pada rangka," jelas Azkar, pada Tribunjateng.com, Selasa (14/5/2019).

Adapun pemilihan Bulan Sabit diatas Langit Mekah sebagai Dekorasi Ramadhan tahun ini, karena selain Bulan Sabit adalah lambang yang melekat pada Umat Islam, bulan sabit disini juga memiliki makna filosofis yaitu Ramadhan yang bercahaya.

Sedangkan Kota Mekah dipilih karena Mekah sendiri adalah kota suci bagi Umat Islam.

"Sebanyak 7.000 sedotan plastik bekas yang dipakai dalam pembuatan dekorasi ini, bertujuan untuk menekankan bahwa limbah bekas dapat diubah menjadi suatu maha karya yang indah," pungkasnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved