Kabupaten Pekalongan Hingga Kini Masih Kekurangan Ribuan Guru PNS, Per Triwulan Ada 28 Guru Pensiun

Kabupaten Pekalongan masih kekurangan ribuan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kabupaten Pekalongan Hingga Kini Masih Kekurangan Ribuan Guru PNS, Per Triwulan Ada 28 Guru Pensiun
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Sumarwati. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan masih kekurangan ribuan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kekurangan guru terbanyak di tingkat sekolah dasar (SD), yakni 1.079 guru PNS.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan Sumarwati mengatakan, di Kabupaten Pekalongan terdapat 478 SD dan 63 SMP.

Dari ratusan sekolah negeri itu, masih banyak kekurangan guru PNS.

"Pada akhir Desember 2018, kami kekurangan guru PNS di tingkat SD sebanyak 1.079 orang, belum ditambah tiap 3 bulan rata-rata ada yang pensiun sebanyak 28 guru. Kalau di tingkat SMP kekurangan sekitar 300 guru,"kata Sumarwati kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, selama ini sangat terbantu dengan keberadaan ribuan guru wiyata bakti dimana jumlahnya ada ribuan orang.

"Karena kami menyadari secara eksisting di lapangan guru kami masih kurang. Harapannya guru wiyata bakti tetap bekerja sesuai tugasnya. Kami sadari juga besaran tunjangan kesra yang diterima belum sesuai UMK," ujarnya.

Sumarwati menambahkan, pihaknya terus mengusulkan kesejahteraan guru wiyata bakti.

Namun juga menyadari kondisi keuangan daerah.

"Untuk guru wiyata bakti dan tenaga pendidikan mendapatkan tunjangan kesejahteraan sosial atau kesra sebanyak 1.913 orang. Sesuai Peraturan Bupati Pekalongan yaitu Rp 500 ribu per bulan," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved