KPU Kota Semarang Akan Umumkan Nama-nama Caleg Lolos ke DPRD, Pekan Depan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Casandra Gultom bakal mengumumkan nama-nama calon legislatif (caleg) yang lolos

KPU Kota Semarang Akan Umumkan Nama-nama Caleg Lolos ke DPRD, Pekan Depan
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
KPU Kota Semarang dan Bawaslu Kota Semarang berkoordinasi menyelesaikan kekeliruan yang terjadi selama proses rekapitulasi, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Casandra Gultom bakal mengumumkan nama-nama calon legislatif (caleg) yang lolos ke DPRD Kota Semarang, pekan depan.

Pengumuman dilakukan setelah KPU pusat menetapkan hasil pemilihan umum secara keseluruhan pada Rabu (22/5).

"Saat ini, kami belum bisa ngomong. Kalau di KPU pusat maupun provinsi sudah clear, tidak ada problem, proses nanti akan berlanjut. Intinya, semua penetapan di pusat lebih dulu," jelas Nanda, sapaan ketua KPU Kota Semarang, Senin (13/5).

Diakui Nanda, secara angka, hasil sinkronisasi perolehan suara dari setiap kecamatan sudah ada. Hanya, penetapan secara resmi masih menunggu pleno KPU pusat.

Dikatakannya, penetapan dilakukan secara berjenjang, mulai dari KPU Pusat, KPU provinsi, dan dilanjutkan KPU Kota. Sembari menunggu pengunguman dari KPU Pusat, Nanda menuturkan, KPU Kota Semarang tengah menyelesaikan administrasi pascapemilu.

"Sesuai tahapan, pengumuman tingkat kota dilakukan tanggal 25 Mei. Tapi, kami tetap menunggu arahan dari KPU pusat," imbuhnya.

Meski Pemilu 2019 ini masih terdapat beberapa kendala teknis, Nanda tetap mengapresiasi kinerja seluruh petugas. Tidak hanya itu, dia juga mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi. Di Pemilu 2019 ini, partisipasi pemilih di Kota Semarang mencapai 86 persen.

"Partisipasi Pemilu di Kota Semarang besar, target 77,5 persen tapi bisa mencapai 86 Persen. Padahal, saat Pilwakot (pemilihan wali kota) lalu hanya 72,8 persen," ungkapnya.

Partisipasi yang tinggi, sambung Nanda, menunjukan masyarakat sadar politik. Mereka sadar bahwa pilihan menentukan masa depan bangsa, lima tahun kedepan.

Meski begitu, kesadaran politik tersebut belum diimbangi pengetahuan mengenai mekanisme pemilu. Menurutnya, hal tersebut lumrah terjadi sebab sistem politik saat ini merupakan hal baru, baik bagi petugas maupun masyarakat. Hal ini tentu akan ada evaluasi-evaluasi ke depan.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved