Shinta Nuriyah: Dengan Saling Menghormati, Kita Bisa Redam Virus Kebencian

Istri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menghadiri Buka Puasa Bersama dengan anak yatim-piatu

Shinta Nuriyah: Dengan Saling Menghormati, Kita Bisa Redam Virus Kebencian
Tribunjateng/Indra Dwi Purnomo
Istri Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menghadiri acara Buka Puasa Bersama di aula Setda lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Senin (13/05/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Istri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menghadiri Buka Puasa Bersama dengan anak yatim-piatu, buruh, nelayan, para janda-janda, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat lintas agama di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (13/5/2019).

Kegiatan bertema "Dengan Berpuasa Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoax" itu dihadiri sekitar 500 orang.

Dalam kunjungannya Shinta Nuriyah, menekankan kepada semua orang yang hadir di tempat tersebut bahwa penting sekali menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Tidak hanya itu, saya juga mengemban misi untuk mempererat kebhinekaan dan mempererat tali persaudaraan pada semua anak bangsa. Itu semua untuk membantengi hati kita, yang sekarang ini lagi terkena virus kebencian," kata Shinta Nuriyah kepada Tribunjateng.com.

Shinta mengungkapkan bahwa virus kebencian saat ini merajalela dimana-mana.

"Sekalipun pemilu sudah berakhir, tapi virus itu masih ada dan belum pergi dalam hati masing-masing," ucapnya.

Menurutnya dengan persaudaraan yang kuat, kita bisa membantengi dari perpecahan dan mengurangi berita hoaks.

"Dengan kesabaran, ketakwaan, saling menghormati insyaallah bisa meredam virus (kebencian)," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan semoga dengan kehadirannya bisa menjadi guru dan membimbing kita semua sebagai anak bangsa yang menghargai sesama bangsa.

"Bu Shinta niku mulang kito sedoyo (bu Shinta itu mengajari kita semua) bagaimana cara kita menghargai sesama. Insyaallah bisa menjadi bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," katanya.

Menurutnya pihaknya mengucapkan selamat datang atas nama seluruh jajaran masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pekalongan.

"Penyambutan ini banyak hal yang kurang berkenan dan kami juga mendoakan agar beliau diberikan kesehatan dan kekuatan lahir batin,"imbuhnya.(Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved