Viral Kakek Penjual Rokok Dapat Uang Palsu, Kompol Juliana Ganti Kerugian

Penjual rokok dalam warung kelontong itu memperlihatkan empat lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu

Viral Kakek Penjual Rokok Dapat Uang Palsu, Kompol Juliana Ganti Kerugian
Tribunjateng.com/Daniel Ari Purnomo
Kapolsek Jebres Polresta Solo, Kompol Juliana menemui penjual rokok yang ditipu dengan uang palsu di kawasan Jalan Ir Juanda, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kisah Mbah Roso (92) sempat viral di lini masa sejumlah grup Facebook, Selasa (14/5/2019) pagi.

Penjual rokok dalam warung kelontong itu memperlihatkan empat lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu.

Suroso, nama asli Mbah Roso, sehari-hari berjualan rokok di kawasan Jalan Ir Juanda, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

BREAKING NEWS : Densus 88 Diduga Tangkap Seorang Warga Lempongsari Semarang, Ini Pengakuan Keluarga

BREAKING NEWS : Densus 88 Tangkap Penjual Dawet di Sukoharjo, Tim Sempat Shalat Subuh Sebelum Pergi

Diam-diam Saling Pendam Cinta ke Janda Anak 3, Andrew Tewas Ditusuk Anto, Korban Sempat Video Call

Aming Mantap Balikan dengan Evelyn Nada Anjani, Ini Awal Mulanya

2 Wanita yang Ada di Video Ancam Penggal Jokowi Diimbau Menyerahkan Diri

Dia ditemani istri, Parjiem (83) atau Mbah Par, sapaan akrabnya.

Uang palsu tersebut didapatnya dari seorang pria yang memborong sejumlah dagangannya.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu mengendarai mobil warna perak.

Rinciannya, Rp 300 ribu uang palsu dibelikan rokok 14 bungkus dan Rp 100 ribu lainnya sekadar tukar dua lembar pecahan Rp 50 ribu uang asli.

"Saya tidak tahu kalau itu uang palsu. Karena mirip uang asli," ujar Mbah Roso dalam bahasa jawa sembari terkekeh.

Pria pengedar uang palsu, lanjut Mbah Roso, pergi ke arah timur atau Kabupaten Karanganyar.

Kapolsek Jebres Ganti Kerugian Mbah Roso

Mengetahui informasi yang sudah viral itu, Kapolsek Jebres Polresta Solo, Kompol Juliana beserta jajarannya langsung tancap gas menuju lokasi warung Mbah Roso.

Dia mengecek empat lembar uang yang diduga palsu itu.

Kompol Juliana beberapa kali tampak meraba sekaligus menerawang untuk mengetahui keaslian uang.

Sejurus kemudian, Juliana memastikan empat lembar uang tersebut memang palsu.

"Kami sudah mengecek fisik uang. Ternyata memang palsu. Ada perbedaaan warna, perbedaan logo Bank Indonesia juga," jelasnya ketika gelar perkara singkat di warung Mbah Roso.

Juliana berujar kepolisian sengaja mendatangi warung Mbah Roso lantaran inisiatif pelayanan masyarakat.

"Beliau sudah sepuh. Kasihan kalau datang sendiri ke kantor. Jadi kami sendiri yang datang untuk minta keterangan sekaligus upaya pengungkapan pengedar uang palsu," tambahnya.

Setelah mendapat cukup keterangan, Kompol Juliana mendekati Mbah Roso sembari merogoh sakunya.

Perwira berpangkat melati satu itu memberikan Rp 400 ribu uang asli sebagai ganti kerugian Mbah Roso.

Raut wajah Mbah Roso pun tampak semringah.

Dia berterimakasih masih ada polisi yang baik dan peduli.

Sebelum kembali ke kantor, Kompol Juliana berpesan agar masyarakat selalu waspada dalam bertransaksi.

Pengedar uang palsu, kata Juliana, sering mengincar penjual yang sudah lanjut usia.

"Mereka akan pikir-pikir kalau membelanjakan uang palsu ke toko modern. Jadi sasarannya ke penjual yang sudah tua," jelasnya. (Daniel Ari Purnomo).

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved