Walikota Hendi Kaget Tetangga Gang Sebelah Jadi Terduga Teroris : Warga Semarang Tetap Tenang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengaku kaget usai mendengar informasi penangkapan terduga teroris oleh anggota Densus 88

Walikota Hendi Kaget Tetangga Gang Sebelah Jadi Terduga Teroris : Warga Semarang Tetap Tenang
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengaku kaget usai mendengar informasi penangkapan terduga teroris oleh anggota Densus 88 Mabes Polri di Kota Semarang, Selasa (14/5/2019) hari ini.

Pasalnya, terduga teroris yang diketahui bernama Taufik Teguh Prasetyo (46) tersebut beralamat satu kelurahan dengannya, yaitu di Lempongsari, Gajahmungkur dan gangnya bersebelahan.

“Ya kaget ya, kaget sekali ada yang memberi info di gang sebelah rumah saya itu ada penangkapan terduga teroris,” tuturnya saat dihubungi Tribunjateng.com.

BREAKING NEWS : Densus 88 Diduga Tangkap Seorang Warga Lempongsari Semarang, Ini Pengakuan Keluarga

Di Hadapan Pendukung Prabowo, Amien Rais Ganti Istilah People Power dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat

UPDATE: Terduga Teroris di Semarang Ditangkap Saat Beli Obat di Apotek, Tetangga Curiga Akan Hal Ini

“Karena menurut saya Lempongsari ini warganya rukun, kompak dan tidak ada yg macem-macem ataupun bikin onar,” lanjutnya.

Meskipun demikian, Hendi juga mempercayakan sepenuhnya semua ke pihak kepolisian.

“Saya rasa pihak kepolisian sudah mempunyai data-data dukung yang kuat jadi kami merasa prihatin,” ujar orang nomor satu di Kota Semarang itu.

Terduga teroris sendiri merupakan Ketua RT 2 RW 3 di kelurahan itu.

“Kalau kenal dekat tidak, tapi saya tentu mengenalnya karena kita sering kumpul masyarakat apalagi masih Ketua RT,” ungkapnya

Hendi mengimbau kepada keluarga, warga setempat dan seluruh Kota Semarang untuk tidak panik.

“Terutama untuk warga Lempongsari tidak usah panik.”

“Mudah-mudahan persoalannya tuntas dan selesai serta tidak ada yang membuat kota ini menjadi tidak kondusif,” pungkasnya. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved