Diklarifikasi Aiman Tudingan Andi Arief Soal Bisnis Galang Massa, Kivlan Zen Beri Jawaban Menohok

Mayjen TNI AD (Purn) Kivlan Zen memberikan jawaban menohok saat Andi Arief membongkar praktik bisnis menggalang massa

Diklarifikasi Aiman Tudingan Andi Arief Soal Bisnis Galang Massa, Kivlan Zen Beri Jawaban Menohok
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kivlan Zen menjadi salahsatu pembicara diskusi di Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014). 

TRIBUNJATENG.COM -  Mayjen TNI AD (Purn) Kivlan Zen memberikan jawaban menohok saat Andi Arief membongkar praktik bisnis menggalang massa yang dituduhkan kepadanya.

Kivlan Zen adalah  Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang dilaporkan ke polisi telah melakukan tindakan makar.

Sedangkan Andi Arief adalah politisi Partai Demokrat yang marah setalah Kivlan Zen menuding Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai sosok "licik" dan dianggap sebagai penyebab kekalahan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Video Detik-detik Rekaman CCTV Pria Merampok Toko Emas di Jl Thamrin, Pemilik Melawan, Akhirnya

Prabowo Mengaku Tak Ambisi Jadi Presiden: Saya Tergugah Melihat Rakyat Menderita

BREAKING NEWS: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyok Kasatreskrim Wonogiri, Jumlah Bisa Bertambah

BREAKING NEWS : Densus Tangkap 2 Terduga Teroris Asal Jawa Barat dan Karanganyar di Gemolong Sragen

"Kalau bisnis massa kan dapat untung. Saya mah sama sekali enggak dapat untung," ucap Kivlan Zen dalam program acara Aiman Kompas TV, Selasa (14/5/2019).

Tak hanya itu, Kivlan Zen bahkan mengaku baru saja membeli rumah setelah 18 tahun mengontrak.

"Kalau saya melakukan hal ini, tentu saya sudah kaya raya. Tapi, saya baru saja beli rumah beberapa tahun lalu. Sebelumnya, 18 tahun saya ngontrak. Tidak benar itu semua!" jawab Kivlan Zen.

Kivlan Zen menyatakan, namanya memang terkenal dekat dengan massa namun massa yang memperjuangkan keadilan.

"Nama Kivlan Zen itu memang terkenal dekat dengan massa tetapi untuk mendukung kebenaran dan keadilan. Bukan untuk pemerintahan yang dzolim," papar Kivlan Zen.

"Kalau dulu pemerintahan era 98 tumbang karena people power, apakah Anda mengusung hal tersebu?" tanya Aiman selaku host.

"Tidak dong, saya melalui Bawaslu dan KPU," ungkap Kivlan Zen.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved