Laba Bersih CIMB Niaga Kuartal l 2019 Naik 7,6 Persen

PT Bank CIMB Niaga Tbk memperoleh laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 944 miliar pada kuartal pertama tahun 2019

Laba Bersih CIMB Niaga Kuartal l 2019 Naik 7,6 Persen
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rahardja Alimhamzah (keempat kanan) didampingi Head of Commercial Banking CIMB Niaga, C Ninik Martini (keempat kiri), Direktur CNAF, Purwadi Indra Martono (kedua kiri), Regional Head CIMB Niaga Jawa Tengah, Ting Ananta Setiawan (kedua kanan), dan Senior Branch Manager CIMB Niaga Semarang-Gajahmada, Oentoeng Arifin Bintoro (kanan) saat berkunjung ke Kantor Tribun Jateng, Jl. Menteri Supeno Semarang, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Bank CIMB Niaga Tbk memperoleh laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 944 miliar pada kuartal pertama tahun 2019.

Naik sebesar 7,6 persen year-on-year (YoY) menghasilkan earnings per share Rp 37,87.

Menurut Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rahardja Alimhamzah, pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan non bunga atau Non-Interest Income (NoIl) yang naik sebesar 4,0% menjadi Rp 1,03 triliun.

Serta penurunan pada biaya kredit sebesar 19 bps, dari 1,79% menjadi 1,60%. Rasio Loan Loss Coverage (LLC) CIMB Niaga berada di level yang aman sebesar 113,8%.

“Kinerja CIMB Niaga pada kuartal I 2019 menunjukkan peningkatan yang stabil dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pendapatan operasional naik 1,1% YoY, dengan kontribusi terbesar dari pendapatan non bunga atau Non-Interest Income (NoII)," ujar Rahardja, pada Tribunjateng.com, Rabu (15/5/2019).

Adapun biaya pencadangan, lanjutnya, mengalami penurunan sebesar 16,2% YoY, sejalan dengan kondisi perekonomian yang terus mengalami perbaikan. Sehingga menghasilkan pertumbuhan laba bersih sebesar 7,6% YoY menjadi Rp 944 miliar.

Dengan total aset mencapai Rp 262,82 triliun per 31 Maret 2019, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

“Strategi yang kami ambil untuk fokus pada segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus menampakkan hasil, dengan angka pertumbuhan masing-masing 13,1% dan 8,1% YoY. Sementara kredit Korporasi dan Komersial tumbuh secara kumulatif sebesar 5,1% YoY. Hasilnya, total penyaluran kredit tumbuh 5,0% YoY menjadi Rp 187,99 triliun," terangnya.

Ke depan, Rahardja menyebut, CIMB Niaga akan terus fokus memperbesar bisnis Consumer dan UKM. Meningkatkan CASA serta memperkuat proposisi bisnis Syariah dan penawaran produk Syariah.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved