Okupansi Hotel Berbintang di Kota Semarang Saat H+1 Idul Fitri Diprediksi Capai 100 Persen

"Secara bertahap, okupansi akan naik jelang Lebaran dan arus mudik. Kalau di Semarang ini pada H+1 okupansi bisa meroket naik sampai 100 persen,"

Okupansi Hotel Berbintang di Kota Semarang Saat H+1 Idul Fitri Diprediksi Capai 100 Persen
HARRIS Hotel Sentraland Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seperti tahun-tahun sebelumnya, okupansi hotel-hotel berbintang di Jateng dan Kota Semarang mengalami penurunan pada awal Ramadan.

Tingkat hunian yang mulai beranjak naik dari Januari, Februari, Maret, hingga April kini kembali menurun.

Namun, Wakil Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jateng, Bambang Mintosih memprediksi pertengahan, akhir, hingga lebaran okupansi akan kembali menanjak.

"Okupansi hotel di awal Ramadan di Kota Semarang mungkin maksimal di angka 50 persen saja. Makanya kemudian banyak hotel-hotel yang fokus menggarap paket buka puasa di awal Ramadan," terang pria yang akrab disapa pak Benk tersebut, ketika dikonfirmasi, Minggu (15/5/2019).

Ia memaparkan beberapa faktor penurunan okupansi terjadi karena sektor MICE oleh kalangan pemerintahan dan sektor wisata belum melakukan kegiatan.

Sedangkan mendekati lebaran, dan setelah lebaran akan ada libur panjang dan mudik yang tentunya akan mendongkrak okupansi.

"Secara bertahap, okupansi akan naik jelang Lebaran dan arus mudik. Kalau di Semarang ini pada H+1 okupansi bisa meroket naik sampai 100 persen," tambahnya.

Pada momentum Lebaran dan arus balik, ia memaparkan akan banyak berpengaruh pada okupansi hotel. Terlebih sektor pariwisata di Kota Semarang saat ini semakin berkembang, sehingga akan bisa mendongkrak okupansi hotel.

"Adanya beberapa destinasi wisata baru sangat berpengaruh terhadap tingkat okupansi perhotelan di Semarang, semakin banyak yanh berkunjung akan semakin tinggi juga tingkat hunian," tuturnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved