Tambang Galian C Ilegal Bebas Beroperasi di Kendal, Paguyuban Penambang Lapor ke Ganjar Pranowo

Banyaknya penambangan galian C ilegal yang beroperasi di Kabupaten Kendal membuat para pengusaha tambang resmi melaporkan hal itu kepada Gubernur

Tambang Galian C Ilegal Bebas Beroperasi di Kendal, Paguyuban Penambang Lapor ke Ganjar Pranowo
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ilustrasi - Warga Desa Tunggulsari, Brangsong lakukan aksi pemrotesan terhadap beroperasinya penambangan galian C di wilayahnya pada Kamis (9/5) siang di depan Balai Desa Tunggulsari, Kabupaten Kendal

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Banyaknya penambangan galian C ilegal yang beroperasi di Kabupaten Kendal membuat para pengusaha tambang resmi melaporkan hal itu kepada Gubernur Jawa tengah.

Laporan yang dalam bentuk surat itu dikirimkan pada Senin (13/5).

Ketua Paguyuban Penambang Kabupaten Kendal, Mochammad Sholeh mengatakan setidaknya ada tiga lokasi penambang ilegal yang beroperasi di Kabupaten Kendal.

Bahkan tambang ilegal itu ikut menjual tanah tambangnya di wilayah Kabupaten Kendal.

"Awalnya mereka melakukan pengerukan untuk meratakan tanah karena hendak mendirikan perumahan, sampai tanahnya rata masih menambang lagi ternyata tanahnya dijual," katanya, Rabu (15/4)

Menurutnya penambang ilegal merupakan pelanggaran pidana karena mengeruk kekayaan alam tanpa melalui perizinan yang resmi.

Selain itu para penambang ilegal itu menjual barang tambangnya dengan harga di bawah harga para penambang resmi.

"Itu jelas merugikan kami karena mereka tidak berizin, selain itu melanggar hukum UU No 4 tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan denda 10 miliar," ujarnya.

Pihaknya pun berharap agar Pemerintah Provinsi segera menindak tegas para penambang ilegal tersebut.

Karena hal itu tidak hanya merugikan dirinya namun juga merugikan warga sekitar dan pemerintah karena tidak membayar pajak.

"Kami saat ini berasa menjadi penonton karena para penambang ilegal beroperasi sedangkan kami yang resmi tidak dapat berbuat apa apa ." katanya

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved