Airport Corner

Bandara Semarang : Batik Air Sediakan 5.840 Kursi Tambahan saat Lebaran

Maskapai penerbangan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mempersiapkan 35 penerbangan dengan jatah 5.840 kursi

Bandara Semarang : Batik Air Sediakan 5.840 Kursi Tambahan saat Lebaran
warta kota
Ilustrasi Pesawat Batik Air. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Maskapai penerbangan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mempersiapkan 35 penerbangan dengan jatah 5.840 kursi tambahan (extra flight) pada Lebaran tahun 2019. Rencannya,extra flight diperkirakan efektif mulai 29 Mei – 20 Juli 2019 mendatang.

Demikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, Rabu (15/5).

Menurut Danang, periode tersebut dinilai sebagai musim ramai (peak season) untuk arus mudik dan arus balik.

Adapun rute extra flight Batik Air dimulai dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) - Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) - Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) - Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) - dan berakhir di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB).

Rute kedua Batik Air dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP)menuju Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) - Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) - Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah (SOC) - Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) - Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB).

Rute terakhir extra flight Batik Air dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB)menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS).

"Batik Air mengandalkan 43 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi)," jelas Danang.

Sementara itu, seorang calon penumpang, Kurniasih Dwi Fitria (42) menyebutkan bahwa mudik menjadi sebuah keharusan bagi keluarganya.

"Mudik, pasti mau. Apalagi ini salah satu momen untuk bisa pulang kampung. Karena suami kerja saya pun begitu, jadi jarang mudik. Dan momen Lebaran jadi waktu yang pas" terang Kurniasih, Rabu (15/5).

Kurniasih juga menambahkan bahwa dirinya belum memesan tiket penerbangan untuk mudik nanti. Hal tersebut dikarenakan ia dan suaminya belum bisa menentukan kapan libur Lebaran dimulai.

Meski begitu, Kurniasih mengaku bahwa keluarganya sudah merencanakan mudik ke Jakarta mendekati hari H Lebaran.

"Saya suami dan anak-anak sudah siap mudik. Tinggal nunggu tanggal libur jelas. Biasanya sih pakai maskapai Batik Air. Udah terbiasa, tapi ya nanti sedapetnya. Kalau tidak dapat ya yang lain gpp," terangnya. (sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved