Jamin Daging yang Dijual Pedagang Halal, Dinas Pertanian Salatiga Pasangi Spanduk

Menurut Mustain pemasangan spanduk juga bukan untuk membeda-bedakan pedagang satu dengan lainnya

Jamin Daging yang Dijual Pedagang Halal, Dinas Pertanian Salatiga Pasangi Spanduk
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga Mustain menyaksikan pemasangan spanduk berlabel halal pada kios pedagang daging di Pasar Raya I Salatiga, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Memasuki Ramadan sampai menjelang Lebaran Idulfitri diprediksi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan pokok satu diantaranya daging akan mengalami peningkatan.

Untuk memastikan barang yang dijual pedagang kondisinya bagus Dinas Pertanian Kota Salatiga pasangi spanduk berlabel halal.

Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga Mustain mengatakan pemasangan spanduk bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Salatiga dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap sebanyak 10 kios pedagang daging.

“Ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada para pedagang yang selama ini berkomitmen menjual daging dengan kondisi baik,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di Pasar Raya I Salatiga, Kamis (16/5/2019)

Menurut Mustain pemasangan spanduk juga bukan untuk membeda-bedakan pedagang satu dengan lainnya.

Hanya saja kata dia, sebagai edukasi informasi kepada masyarakat kalau Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berkomitmen  melakukan pembinaan bagi para pedagang daging.

“Tujuannya tidak lain agar mereka menjual daging yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH). Sedangkan jumlah pedagang yang diberikan spanduk ada 10 orang, dan bantuan kantong plastik berlabel halal 3 kilogram per pedagang sebanyak 500 lembar,” katanya

Kepala UPTD RPH Kota Salatiga Sutikno, menambahkan bantuan plastik tersebut diharapkan tidak boleh disalahgunakan. Ia menambahkan, apabila plastik yang tersedia telah habis supaya kembali memesan ke RPH Salatiga.

“Jika plastik habis, silahkan pedagang pesan ke RPH cukup dengan ganti biaya percetakan. Tapi, jika pesan sendiri ke percetakan akan dikenakan sanksi,” ujarnya

Dikatakan Sutikno kebijakan itu untuk menjaga agar tidak ada kecurangan dari pedagang yang tidak memotong hewannya di RPH. Hal itu juga untuk meberikan rasa aman bagi konsumen daging sapi.

Seorang pedagang daging Heny (35) mengaku senang atas pemberian kantong plastik serta spanduk berlabel halal tersebut. Menurutnya, dengan adanya label halal ini akan memudahkan masyarakat mengetahui pedagang yang menjual daging halal dan bagus.

“Sebenarnya mudah untuk mengetahui apakah daging itu bagus atau tidak, jika dagingnya kering sudah pasti bagus. Semoga dengan adanya program ini masyarakat tidak takut saat membeli daging,” jelasnya. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved