Sekda Kudus: Jika Ada Kecurangan Perekrutan Perangkat Desa Silakan Rekam dan Laporkan Polisi

Jika terdapat indikasi kecurangan dalam perekrutan perangkat, katanya, pihaknya meminta untuk merekam kemudian dilaporkan ke polisi.

Sekda Kudus: Jika Ada Kecurangan Perekrutan Perangkat Desa Silakan Rekam dan Laporkan Polisi
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Rapat koordinasi perekrutan perangkat desa di Ruang Sekda Kabupaten Kudus, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekda Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris mengimbau kepada seluruh warga yang hendak menjadi perangkat desa agar tidak menyerahkan uang 'pelicin' kepada panitia penyelenggara.

Sebab, dalam penerimaan atau perekrutannya yang menjadi acuan adalah nilai.

Dalam proses perekrutan perangkat, lanjut Sam’ani, wewenang ada di desa.

Mulai dari panitia sampai pada segala kebutuhan perekrutannya.

Saat ini sudah ada 61 desa yang telah mengajukan izin untuk melakukan perekrutan perangkat.

“Jika ada indikasi KKN, pungli, dan sebagainya dalam perekrutan perangkat desa, kami menyarankan untuk melaporkannya serta dilampirkan bukti kuat,” kata Sam’ani saat ditemui di kantornya, Kamis (16/5/2019).

Dia melanjutkan, dalam proses perekrutan memang sudah sangat dibutuhkan saat ini.

Terbukti sudah terdapat beberapa desa yang kosong perangkatnya sejak lima hingga sepuluh tahun terakhir ini.

“Dari masyarakat ingin kekosongan ini segera diisi. Itu ada aspirasi dari desa dan masyarakat,” lanjutnya.

Kemudian dalam proses perekrutan, lanjutnya, harus sesuai regulasi.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved