Sepanjang 2019, 70 Event Akan Diselenggarakan Disporapar Jawa Tengah

Di Jawa Tengah, sepanjang 2019 akan ada 17 festival yang menampilkan simbol, ritus sosial yang menyuguhkan karakter budaya sebagai identitas lokal

Sepanjang 2019, 70 Event Akan Diselenggarakan Disporapar Jawa Tengah
tribunjateng/DOK
TRADISI RUWAT RAMBUT GEMBEL DI FESTIVAL BUDAYA DIENG. Foto dokumen 2013. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa waktu lalu, tepatnya Senin (13/5), Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho, memberikan pemaparan tentang kalender event pariwisata.

Di Jawa Tengah, sepanjang 2019 akan ada 17 festival yang menampilkan simbol, ritus sosial yang menyuguhkan karakter budaya sebagai identitas lokal.

"Selain itu, kami juga ada delapan festival yang berkaitan dengan ritus waktu peralihan, dan 45 festival yang mewakili keragaman budaya Jawa Tengah," terangnya.

Sinoeng kemudian membagi berbagai festival berdasarkan bulan pelaksanaanya.

Di bulan Maret 2019 setidakny ada 10 event April ada 9 event, Mei ada 6 event, Juni ada 8 event, Juli ada 8 event, Agustus ada 15 event, September ada 9 event, Oktober ada 11 event, November ada 7 event, kemudian Desember ada 17 event.

"Beberapa event ada yang sudah ditetapkan tanggalnya, tapi ada pula yang masih berdasar prakiraan bulan pelaksanaan," tuturnya.

Dari total 70 event tersebut, masih ada event lain yang diadakan oleh pihak swasta yang tidak masuk dalam kalender event Disporapar.

"Setidaknya ada 300-an event yang ada di Jawa Tengah. Karena ada beberapa event yang diadakan pihak swasta," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Disporapar Jateng juga akan menggelar program Jateng Wow 2019. Tujuan diadakannya program ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah dikala low season.

"Kami akan mengundang berbagai stakeholder pariwisata untuk melakukan promosi destinasi wisata di Jawa Tengah supaya berkelanjutan," katanya.

Langkah konkrit yang akan dilakukan Disporapar Jateng yakni menerapkan paket potongan harga secara bersamaan dari jasa akomodasi, jasa kuliner, dan jasa trasnportasi (Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, NAM Air, dan PT KAI.

"Kami juga mendorong adanya tambahan insentif berupa free shuttle service dari hotel ke destinasi wisata. Lalu menjual paket wisata dengan harga khusus oleh DPD ASITA dan DPD ASPPI Jateng," terangnya.

Peserta yang akan mengikuti program ini yakni 107 hotel dan resort, 12 restoran, 31 daya tarik wisata, 24 biro perjalanan, dan 5 perusahaan penyedia jasa transportasi.

"Semua harus saling bersinergi supaya wisata di Jateng semakin dikenal masyarakat Indonesia," tungkasnya. (afn)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved