Sudarsono Hanya Butuh Rp 5 Juta Ciptakan Elwasi, Sekarang Alat Itu Bisa Selamatkan Banyak Nyawa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara bukan hanya berkutat pada urusan penanggulangan kebencanaan sesuai tupoksinya.

Sudarsono Hanya Butuh Rp 5 Juta Ciptakan Elwasi, Sekarang Alat Itu Bisa Selamatkan Banyak Nyawa
IST
Pameran alat pendeteksi longsor bernama Elwasi yang dikembangkan BPBD Banjarnegara saat dipamerkan pada Rakor yang dihadiri BNPB (13/2) 2019 di Setda Provinsi Jateng Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara bukan hanya berkutat pada urusan penanggulangan kebencanaan sesuai tupoksinya.

Lebih dari itu, melalui kreatifitas anggotanya, instansi itu berhasil mengembangkan teknologi pendukung upaya pengurangan risiko bencana.

Mereka menamakannya Elwasi, singkatan Eling, Waspada dan Siaga.

Alat pendeteksi longsor ini mengandalkan tenaga surya sebagai sumber energinya.

Elwasi akan memberikan tanda bahaya berupa nyala lampu dan bunyi sirine yang terpasang pada alat itu.

Bahaya itu berupa aktifitas pergerakan tanah dengan ukuran tertentu yang mesti diwaspadai.

Nama Elwasi sempat mencuri perhatian bersamaan dengan pasca peristiwa longsor di Kecamatan Cisolok Sukabumi Jawa Barat.

Longsor yang mengubur sebuah perkampungan dan menewaskan banyak warga itu memantik BPBD Banjarnegara untuk ikut mengirim bantuan.

Bukan hanya anggota atau relawan yang dikirim untuk membantu penanganan dampak bencana.

BPBD Banjarnegara juga membawa serta Elwasi yang merupakan rancangan staf BPBD bernama Sudarsono.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved