THR Pekerja di Kudus Wajib Diserahkan Paling Lambat H-7 Lebaran, Bila Ada Pelanggaran Adukan ke Sini

Bagi pekerja atau buruh yang masa kerjanya lebih dari setahun, dia berhak menerima THR yang besarnya sesuai sekali gaji pokok.

THR Pekerja di Kudus Wajib Diserahkan Paling Lambat H-7 Lebaran, Bila Ada Pelanggaran Adukan ke Sini
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Kabid Hubungan Industrial dan Perselisihan Tenaga Kerja Disnakerperinkop UKM Kabupaten Kudus, Agus Juanto menunjukkan contoh surat edaran dan tata aturan pemberian THR di Kabupaten Kudus, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus mengimbau seluruh industri untuk mencairkan tunjangan hari raya (THR) paling lambat seminggu sebelum Lebaran.

Imbauan tersebut pun telah disampaikan ke 120 industri, mulai dari industri skala sedang, menengah, dan besar di Kota Kretek itu.

Kabid Hubungan Industrial dan Perselisihan Tenaga Kerja Disnakerperinkop UKM Kabupaten Kudus, Agus Juanto mengatakan, perihal THR telah diatur dalan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI Nomor 6 Tahun 2016.

Di dalam aturan tersebut dijelaskan, bagi pekerja atau buruh yang masa kerjanya lebih dari setahun, dia berhak menerima THR yang besarnya sesuai sekali gaji pokok.

“Kalau yang belum mencapai setahun, berhak mendapat THR sesuai hitungan proporsional. Yaitu masa kerja dibagi 12 kali sekali gaji,” katanya.

Bagi perusahaan yang telah membayarkan THR kepada pekerjanya, lanjut Agus, pihaknya meminta untuk melaporkan kepadanya.

Hal itu untuk sekadar mengetahui sekaligus mendata mana industri yang belum memberi THR.

“Kalau ada yang melanggar, ada sanksi administrasi. Itu wewenangnya pengawas,” jelasnya.

Sementara, untuk memfasilitasi buruh yang hendak mengadu soal THR, pihaknya akan membuka posko pengaduan di kantor dinas di Jalan Conge Ngembalrejo Nomor 99. Posko akan dibuka sejak 27 Mei sampai 4 Juni 2019.

“Tahun sebelumnya kami juga posko, di situ pasti ada pekerja yang mengadukan atau hanya konsultasi soal THR,” katanya. (Rifqi Gozali)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved