Dapat Grasi Jokowi, Bebasnya Noor Azis dan Rusmin Disambut Tangis Petani Kendal

Isak tangis petani langsung mewarnai penyambutan dua rekan mereka yang dipenjara karena kasus penyerobotan lahan.

Dapat Grasi Jokowi, Bebasnya Noor Azis dan Rusmin Disambut Tangis Petani Kendal
KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN
Rusmin dan Noor Azis, setelah keluar dari LP Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Noor Azis bersama Rusmin langsung diserbu oleh para petani Surokonto Wetan, Kendal, Jawa Tengah, saat kakinya melangkah keluar dari pintu lembaga pemasyarakatan (LP) II A Kendal, Jumat (17/5/2019).

Isak tangis petani langsung mewarnai penyambutan dua rekan mereka yang dipenjara karena kasus penyerobotan lahan.

Para petani yang datang ke LP dengan truk dan mobil pribadi itu, kemudian membawa Noor Azis dan Rusmin berjalan ke alun-alun yang ada di samping Lapas.

Lalu secara bergantian, Noor Azis dan Rusmin yang juga kiai kampung itu disalami secara bergantian oleh warga yang hadir.

Etik Oktaviani dari Lembaga Bantuan Hukum Semarang, kuasa hukum Noor Azis dan Rusmin mengatakan pihaknya selalu melakukan komunikasi dengan dua petani tersebut, termasuk saat meminta grasi pada Presiden Joko Widodo, April 2018 lalu.

Saat itu, Etik mengaku meminta kepada pemerintah agar meninjau kembali undang-undang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Selain tidak bermanfaat, undang-undang itu juga merugikan petani.

“Tidak cuma petani, undang-undang itu, juga merugikan masyarakat miskin,” ujarnya.

Etik meminta kepada masyarakat, khususnya petani Surokonto Wetan, Kendal supaya tidak takut lagi dengan undang-undang itu.

Sementara itu, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kendal, Diyah Ayu Wulandari, mengaku grasi untuk Noor Azis dan Rusmin ia terima pada Kamis (16/5/2019).

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved