Di Hadapan Shinta Nuriyah Wahid, Suster Katholik Ini Nyanyikan Lagu Berjudul Alhamdulillah

Shinta Nuriyah Wahid, istri mendiang Presiden keempat Republik Indonesia (RI), KH Abbdurrahman Wahid (Gus Dur), sahur bersama warga di Dusun Tempuran

Di Hadapan Shinta Nuriyah Wahid, Suster Katholik Ini Nyanyikan Lagu Berjudul Alhamdulillah
IST
Shintaa Nuriyah Wahid‎ saat sahur bersama warga di Temanggung. (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Shinta Nuriyah Wahid, istri mendiang Presiden keempat Republik Indonesia (RI), KH Abbdurrahman Wahid (Gus Dur), sahur bersama warga di Dusun Tempuran, Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Jumat (17/5).

Dalam kesempatan, bersama warga yang mayoritas petani tembakau itu, Shinta berpesan untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan berbangsa dalam ragam perbedaan yang ada.

‎"Ruang kebangsaan adalah ruang kebersamaan yang saling bersatu dalam ragam perbedaan‎," kata Shinta.

Karena itu, ia menuturkan, ‎perbedaan harus dianggap sebagai berkah yang menjadikan satu sama lain sebagai saudara.

Bukan sebaliknya bermusuhan.

Menurutnya, perbedaan itu adalah keniscayaan.

"Bersatu dan bersaudara dalam perbedaan, bukan berbeda kemudian kita terpisah dan memisahkan diri," tutur perempuan asal Jombang, Jawa Timur, itu.

Tak terkecuali, sambung dia, perbedaan itu ada dalam pilihan berpolitik.

‎Menurut dia, perbedaan haluan politik bukan alasan untuk saling bertikai, memisahkan diri dan bercerai berai.

‎"Tak samanya haluan politik harus disikapi secara arif dan bijaksana, kita harus saling menghargai dan menghormati perbedaan itu.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved