Enam Pasar di Brebes Berpotensi Timbulkan Macet saat Mudik, Paling Potensial Pasar Pasar Linggapura

Dari pemetaan yang dilakukan, ada enam pasar tradisional yang rawan menyebabkan kemacetan. Hal itu disebabkan enam pasar berada ada di jalur pantura

Enam Pasar di Brebes Berpotensi Timbulkan Macet saat Mudik, Paling Potensial Pasar Pasar Linggapura
Tribun Jateng/M Zainal ARIFIN
Kendaraan melintasi Pasar Induk Brebes, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes telah memetakan beberapa pasar tradisional yang berpotensi menyebabkan kemacetan di jalur pantura Brebes saat arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Dari pemetaan yang dilakukan, ada enam pasar tradisional yang rawan menyebabkan kemacetan.

Hal itu disebabkan keberadaan enam pasar tersebut berada di tepi jalan pantura.

Sehingga, jika terjadi pasar tumpah, maka lalu lintas pasti terganggu.

"Meski saat ini jalan tol sudah beroperasi penuh, tetapi dari hasil survey dan pementaan kami ada enam pasar tradisional yang harus tetap diwaspadai saat arus mudik dan balik Lebaran,," kata Plt Kepala Dishub Brebes, Masfuri, Jumat (17/5/2019).

Enam pasar yang dimaksud yaitu Pasar Induk Brebes, Pasar Bulakamba dan Pasar Losari, yang berada di jalur pantura. Kemudian Pasar Kersana dan Pasar Larangan yang berada di jalur tengah. Serta, Pasar Linggapura di jalur selatan.

"Dari enam pasar itu, paling rawan menjadi pemicu kemacetan adalah Pasar Linggapura di Kecamatan Tonjong."

"Di pasar itu, kami telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk di pasar lain yang rawan menjadi pemicu kemacatan," tuturnya.

Menurutnya, kemacetan rawan terjadi di pasar-pasar tradisional tersebut, karena saat menjelang lebaran aktivitas warga sekitar di pasar meningkat. Mereka berdatangan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok untuk Lebaran.

Akibat meningkatnya aktivitas masyarakat itu, arus lalu lintas akan mengalami perlambatan dan bisa menyebabkan antrean kendaraan panjang. Belum lagi pasar yang berada di tepi jalan utama jika terjadi pasar tumpah. Maka, kemacetan tak terhindarkan.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved