Ini Batasan Maksimal Harian Minum Kopi, Jika Melebihi Dampaknya Sangat Buruk

Secangkir kopi di pagi hari dianggap sebagai kewajiban untuk mengawali aktivitas harian, sebagai pemulih energi selepas tidur semalaman.

Ini Batasan Maksimal Harian Minum Kopi, Jika Melebihi Dampaknya Sangat Buruk
Tribunjateng.com/Desta Leila Kartika
Barista Maxx Coffee DP Mall Semarang, Alan Christo Titah, sedang menyeduh kopi sekaligus menjelaskan mengenai pembuatan dan jenis-jenis kopi yang tersedia. Berlokasi di MAXX Coffee DP Mall Semarang, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Bagi sebagian besar orang, kopi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Secangkir kopi di pagi hari dianggap sebagai kewajiban untuk mengawali aktivitas harian, sebagai pemulih energi selepas tidur semalaman.

Hingga saat ini, studi dan opini mengenai manfaat dan bahaya kopi, khususnya kafein yang dikandungnya masih berjalan dan berkembang.

Namun, pertanyaan yang masih belum terjawab adalah, berapa cangkir kopi maksimal yang bisa dinikmati setiap harinya?

Berdasarkan studi terbaru yang dilakukan University of South Australia, enam cangkir atau lebih kopi per hari justru berbahaya bagi kesehatan.

Jumlah tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sekitar 22 persen.

Studi ini difokuskan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kafein dengan peningkatan tekanan darah, yang merupakan awal pemicu penyakit jantung.

Studi ini juga bertujuan untuk menentukan batas atas konsumsi kopi maksimal harian.

“Banyak orang setuju, minum kopi dalam jumlah banyak akan mengakibatkan perasaan gelisah, tempramental, bahkan mual dan muntah. Ini dikarenakan kafein membantu tubuh bekerja lebih keras dan lebih cepat, tapi juga menandakan bahwa tubuh sudah melampaui batas,” papar Elina Hypponen, peneliti yang terlibat dalam studi, seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/5/2019).

“Untuk memelihara jantung dan tekanan darah dalam kondisi sehat, harus membatasi konsumsi kopi kurang dari enam cangkir sehari. Karena berdasarkan data penelitian, enam cangkir merupakan titik batas dimana kafein dapat menyebabkan efek negatif,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved