Liga 1

Kalah dari Kalteng Putra, Pelatih PSIS Jafri Sastra Akui Anak Asuhnya Banyak Buang Peluang

PSIS Semarang tampil mengecewakan dihadapan pendukungnya sendiri usai dikalahkan Kalteng Putra 1-2, dalam laga perdananya

Kalah dari Kalteng Putra, Pelatih PSIS Jafri Sastra Akui Anak Asuhnya Banyak Buang Peluang
franciscus ariel setiaputra
Jafri Sastra menghadiri sesi jumpa pers pasca pertandingan PSIS melawan Kalteng Putra di pekan pertama Liga 1 2019, di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Kamis (16/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG -- PSIS Semarang tampil mengecewakan dihadapan pendukungnya sendiri usai dikalahkan Kalteng Putra 1-2, dalam laga perdananya di kompetisi Liga 1 musim ini di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (16/5/2019).

Di awal-awal laga, PSIS sebenarnya tampil menjanjikan dengan beberapa kesempatan sejak awal-awal laga. Bahkan, PSIS juga berhasil unggul lebih dulu lewat sepakan Septian David Maulana pada menit ke 20.

Namun, keunggulan ini tak berlangsung lama sebab tim tamu Kalteng Putra mampu membalas lewat sepakan Ferinando Pahabol pada menit ke 26, serta tandukan Rafael Bonfim pada menit ke 41.

Tentu saja kekalahan ini membuat PSIS menyia-nyiakan kesempatan berstatus tuan rumah, sebab gagal mendulang poin penuh.

Sementara bagi Kalteng Putra, kemenangan atas PSIS ini menjadikan tim promosi tersebut berhasil melakukan revans. Sebab, di ajang pra musim Piala Presiden 2019, Kalteng Putra saat itu kalah tipis 1-0 dari PSIS.

Seusai laga, Jafri Sastra mengakui kekalahan timnya atas Kalteng Putra.

Jafri menyebut pemainnya sempat mengalami penurunan kepercayaan diri usai Kalteng Putra mencetak gol penyama kedudukan.

"Kami sempat bermain baik tapi setelah posisi 1-1, anak-anak sedikit kurang kepercayaan diri. Sehingga anak- anak sering salah kontrol bola dan salah passing. Kami terlambat mengambil keputusan ketika Pahabol mencetak gol pertama Kalteng, kemudian gol kedua kami kurang ketat menjaga karena mereka punya pemain yang tinggi," ucap Jafri Sastra.

Selepas tertinggal di babak pertama, PSIS mencoba mengejar ketinggalan di babak kedua. Berkali-kali PSIS megancam gawang Kalteng Putra, namun tidak ada yang berujung gol.

"Khusus babak kedua, peluang-peluang gol justru tidak ada yang berbuah gol. Kami akhirnya haeus menerima kekalahan pada pertandingan perdana hari ini," kata Jafri Sastra.

Terlepas dari kekelahan atas Kalteng Putra, Jafri Sastra tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya.

"Kami tidak boleh larut dengan kekalahan ini, ini sudah kompetisi, kedepan masih banyak pertandingan yang masih harus kami jalani," jelas Jafri.

"Kami harus optimis dengan kompetisi yang sangat padat dan panjang ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved