Onani dan Masturbasi di Bulan Ramadhan, Apakah Harus Mandi Junub? Berikut Penjelasannya

Onani dan masturbasi apakah diwajibkan untuk melakukan mandi junub atau mandi besar? Berikut penjelasannya dengan rinci

Onani dan Masturbasi di Bulan Ramadhan, Apakah Harus Mandi Junub? Berikut Penjelasannya
VEDELISTEZE
Ilustrasi mandi junub 

TRIBUNJATENG.COM- Onani dan masturbasi apakah diwajibkan untuk melakukan mandi junub atau mandi besar?

Melansir dari konsultasisyariah.com, Perbuatan onani (masturbasi), sangat jelas merupakan perilaku buruk. Hukumnya haram sebab merupakan jalur yang salah dalam pelampiasan hasrat seksual.

Allah hanya menghalalkan pelampiasan hasrat seksual lewat pernikahan.

Syekh Al-Albani menyatakan, “Yang benar adalah pendapat yang mengharamkannya.”

Namun, ada juga ulama ada yang memerinci hukum masturbasi ini, dengan menyatakan bahwa jika istimna’ dilakukan oleh tangan istri, hukumnya boleh berdasarkan ijma’.

Jika dilakukan oleh tangan perempuan lain atau seorang lelaki memasukkan jarinya ke dalam kemaluan wanita, hukumnya disepakati haram.

Jika dikerjakan seorang laki-laki demi mencari kenikmatan, untuk menggantikan posisi istri, hukumnya haram.

Jika dikerjakan untuk mengikis gejolak syahwatnya, hukumnya haram.

Jika dilakukan untuk menghindari diri dari bahaya zina atau liwath (homoseksual) yang benar-benar atau hampi-hampir terjadi, maka hukumnya diperbolehkan, tetapi jika setelah mencoba usaha berpuasa, mengalahkan bisikan jiwa dan bertakwa kepada Allah.

Seseorang yang melakukan onani dan masturbasi akan mengalami keluarnya air mani dan bisa juga tanpa keluar.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved