Pelatih PSIS Semarang Komentari Debut Perdana Silvio Escobar Lawan Kalteng Putra: Dia Sudah Bagus

Menanggapi debut Escobar, Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra berujar jika pemain berusia 32 tahun ini sudah menunjukkan progres positif.

Pelatih PSIS Semarang Komentari Debut Perdana Silvio Escobar Lawan Kalteng Putra: Dia Sudah Bagus
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Silvio Escobar menjalani debut perdananya berseragam PSIS Semarang saat menghadapi Kalteng Putra di pekan pertama Liga 1 musim 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Penyerang pinjaman PSIS Semarang asal Persija Jakarta, Silvio Escobar menjalani debut perdananya bersama PSIS Semarang di laga perdana Liga 1 musim 2019 menghadapi Kalteng Putra, Kamis (16/5/2019) malam.

Dalam debutnya itu, Silvio Escobar bermain penuh selama 90 menit.

Escobar memang tidak mencetak gol dalam laga kontra Kalteng Putra tersebut, namun pemain asal Paraguay ini berperan penting dalam terciptanya gol PSIS Semarang yang dicetak Septian David Maulana.

Berawal dari bola liar di dalam kotak penalti yang disambar Escobar, sepakannya ke sudut kanan gawang Kalteng Putra menghasilkan bola muntah kemudian diteruskan Septian David dan menjadi gol.

Menanggapi debut Escobar, Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra berujar jika pemain berusia 32 tahun ini sudah menunjukkan progres positif bagi PSIS Semarang.

"Silvio Escobar baru lima jam berlatih bersama kami selama tiga hari. Saya pikir dia sudah berbuat dan melakukan dengan motivasi yang baik di tim ini," kata Jafri Sastra.

Namun, diakui Jafri, Escobar masih perlu meningkatkan performanya di lapangan.

"Tapi masih butuh waktu untuk dia bisa bekerja sama lagi. Bahkan tadi (Melawan Kalteng Putra-red) kami memasukkan Aldaier untuk menambah daya gempur tapi tidak ada peluang yang berhasil menjadi gol," jelasnya.

"Tapi untuk Escobar khususnya, masih harus kami tingkatkan. Khususnya kerja sama dengan teman-teman yang lain," imbuh Jafri.

Adapun dalam laga menghadapi Kalteng Putra, PSIS Semarang sebenarnya memiliki banyak peluang bola-bola mati, dan juga dari open play.

Hanya saja, peluang demi peluang yang tercipta itu tidak ada yang berujung gol.

Jafri berjanji, kedepan timnya bakal memperbaiki kekurangan yang ada saat ini.

Selain masalah penyelesaian akhir, lini pertahanan yang kemasukan dua gol saat menghadapi Kalteng Putra juga menjadi bahan evaluasi.

"Yang pasti kami juga kebobolan dua gol melawan Kalteng Putra. Tentu menjadi hal yang harus kami benahi. Kemudian yang harus kami benahi lagi, bagaimana membuat gol. Akan kami perbaiki ke depannya," kata Jafri Sastra. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved