Perpusda Kota Salatiga Gandeng Komunitas Pertuni, Sosialisasi Koleksi Bagi Tuna Netra

Perpusda Kota Salatiga menggelar sosialisasi kepustakawanan yang dirangkai dengan ngabuburit bersama Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni).

Perpusda Kota Salatiga Gandeng Komunitas Pertuni, Sosialisasi Koleksi Bagi Tuna Netra
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Perwakilan penyandang tuna netra melakukan demo membaca Alquran braile koleksi dalam acara sosialisasi kepustakawanan di halaman Perpusda Kota Salatiga, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Salatiga menggelar sosialisasi kepustakawanan yang dirangkai dengan ngabuburit bersama Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Jumat (17/5/2019).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Kota Salatiga Slamet Setyo Budi mengatakan, sosialisasi koleksi buku khususnya bagi masyarakat tuna netra tidak lain untuk menyampaikan informasi bahwa Arpusda melayani semua.

"Ini program tahunan pengenalan kepada pemustaka yang berkebutuhan khusus, termasuk komunitas tunanetra di Salatiga. Utamanya buku-buku bacaan berkaitan dengan kebutuhan mereka," terangnya kepada Tribunjateng.com, di halaman Gedung Perpusda Kota Salatiga, Jumat (17/5/2019).

Slamet menyampaikan, melalui sosialisasi itu diharapkan komunitas tuna netra dapat lebih memanfaatkan koleksi perpustakaan daerah berupa buku, majalah braile, audio books, dan koleksi Alquran braile serta kemudahan akses internet bagi seluruh masyarakat.

Ia menambahkan, akan selalu memperbaiki dan menambah fasilitas layanan kepada seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan minat baca di Kota Hati Beriman.

"Banyak manfaat dari pentingnya membaca tidak hanya mengembangkan pemikiran tetapi jiga memperkaya pengetahuan dan keterampilan," katanya.

Dikatakannya, dengan adanya koleksi buku bagi warga berkebutuhan khusus ke depan komunitas Pertuni dapat memanfaatkannya secara baik.

Mulai dari bahan bacaan fiksi dan non fiksi bertema keagamaan maupun umum.

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan demo membaca buku dan majalah braile serta Alquran braile dari perwakilan anggota Pertuni. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved