Sejak 2017, 2.647 Orang Terinfeksi Tubercolosis di Kabupaten Semarang

Sejak 2017, sebanyak 2.647 orang terinfeksi Tubercolosis (TB) di wilayah Kabupaten Semarang.

Sejak 2017, 2.647 Orang Terinfeksi Tubercolosis di Kabupaten Semarang
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejak 2017, sebanyak 2.647 orang terinfeksi Tubercolosis (TB) di wilayah Kabupaten Semarang.

Delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat TB sepanjang 2017-trimester pertama 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Hasty Wulandari, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang pada Jumat (17/5/2019).

Menurutnya, angka TB di Kabupaten Semarang belum berada di level gawat.

Meski demikian, untuk melakukan pencegahan dan penanganan dini pihaknya menerapkan target agar dapat menjaring temuan TB baru.

Target untuk tahun 2019 ini sebesar 7 ribu data baru dan baru tercapai 40% target tersebut.

"Saat ini kami bekerja sama dengan CSR (Corporate Social Resposible, red) dari Aisyiyah untuk temuan TB baru. Di samping CSR, ada pula tim dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, red) Kabupaten Semarang untuk kami biayai agar mencari data TB baru," ungkapnya.

Terdapat 19 kader dari Aisyiyah dan 20 kader dari APBD yang siap untuk menjaring data baru TB di 2019.

Hasty menjelaskan, target penjaringan temuan baru TB ini tak lepas dari upaya Kabupaten Semarang untuk mengurangi persebaran TB.

Halaman
123
Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved