PSIS Semarang Akan Melantai di Pasar Saham

Kekalahan melawan Kalteng Putra di pembukaan kompetisi tengah pekan lalu memang menjadi kado pahit bagi Hari Nur CS

PSIS Semarang Akan Melantai di Pasar Saham
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Tim dan managemen PSIS Semarang melauncing Jersey PSIS untuk musim 2019-2020 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/5). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tepat hari ini 87 tahun lalu, klub kebanggaan warga Kota Semarang, PSIS terbentuk. Kini, tim berlambang Tugu Muda itu masih berjuang di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Kekalahan melawan Kalteng Putra di pembukaan kompetisi tengah pekan lalu memang menjadi kado pahit bagi Hari Nur CS.

Meski demikian, pihak manajemen berharap rasa pahit itu bisa menjadi obat.

Hal itu karena manajemen tengah menargetkan untuk menjadi klub yang semakin profesional.

Mereka merencanakan PSIS bisa segera melantai di bursa saham.

Targetnya, penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) akan dilakukan pada tahun 2022.

Direktur Bisnis PSIS Semarang, Ferdinand Hindiarto menjelaskan untuk bisa mewujudkan impian itu, ada beberapa tahapan yang harus dicapai. Pertama ia harus memastikan dahulu bahwa 2020 nanti PSIS sudah tidak lagi menjadi tim 'musyafir'.

"Target awal kami berharap 2020 bisa bermarkas dahulu di Jatidiri. Saat ini kami masih berkandang di Magelang dan itu sangat berpengaruh terhadap finansial tim," bebernya Sabtu (18/5/2019).

Ia membeberkan anggaran saat ini masih banyak terkuras karena faktor markas yang berada di luar kota. Mereka harus kembali menyewa mess, stadion dengan biaya yang lebih mahal daripada di Semarang.

Belum lagi, kunjungan penonton yang belum maksimal seperti saat berlaga di Jatidiri juga menjadi kendala dalam pemasukan tim.

"Di usia ke 87 ini, PSIS menghadapi situasi yang menantang. Kompetisi Liga 1 yang sangat ketat persaingannya. Tentu kita harus memiliki budget yang memadai. Sementara ini, harus memaksimalkan budget yang ada karena masih bermain di Magelang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah berjuang ke Magelang untuk mendukung PSIS," ujarnya.

Dengan bisa kembali bermain di Jatidiri, keuangan tim diapandang akan bisa lebih baik dari saat ini. Dengan begitu proyeksi melantai di bursa saham bisa lebih fokus digapai.

"Kita berharap 2020 sudah bisa bermain di Stadion Jatidiri karena itu akan menjadi titik tolak kita menuju ke PSIS yang benar-benar profesional. Di musim 2022, kita harap target kita untuk masuk bursa saham bisa tercapai, sehingga masyarakat bisa ikut mendukung dan memiliki PSIS dengan membeli saham PSIS," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved