Liga Super Indonesia
PSPS Incar Empat Poin
Target PSPS mencuri poin di laga perdana dalam tur di Kalimantan sudah gagal.
PSPS masih menyisakan dua laga di Kalimantan, yaitu menantang tuan rumah Persisam Samarinda pada 10 Februari, dan menantang Bontang FC tiga hari berikutnya. Di dua laga sisa itu, manajemen PSPS membidik empat poin.
Artinya, dari dua laga tersebut, satu di antaranya ditargetkan membawa poin penuh alias menang. Sementara satu laga lagi ditargetkan bermain imbang sehingga membawa pulang nilai satu.
Namun apakah target ini bisa terwujud, mengingat dua laga yang bakal dilakoni berat? Sebagai catatan, Persisam Samarinda berhasil memenangkan laga terakhirnya pada 3 Februari lalu saat menjamu Deltras Sidoarjo dengan skor 1-0.
Sementara Bontang FC yang meski kini masih menjadi juru kunci klasemen sementara, sukses mempermalukan Persela Lamongan 2-0 di hari yang sama.
"Kalau bisa, PSPS bisa mencuri empat angka lagi. Sehingga mengakhiri putaran pertama ini bisa finis di angka 21.
Itu juga sudah kita sampaikan ke pelatih," harap Manajer PSPS Dastrayani Bibra, akhir pekan lalu kepada Tribun.Kemenangan yang didapatkan kedua tim tersebut tidak menjadi pedoman bagi kubu PSPS. Rasa optimisme tetap tertanam di skuad Asykar Bertuah.
Karena melihat penampilan mereka terakhir, PSPS yakin akan bisa memenuhi harapan merebut poin tersebut. Tapi syaratnya, seluruh pemain harus tampil percaya diri dan menjalankan instruksi pelatih.
"Rasa optimistis itu harus ada, apapun kondisi pemain lawan, kita wajib untuk optimistis. Karena penentuannya memang di lapangan," lanjut Ide --sapaan akrab Dastrayani.Manajemen dan pelatih PSPS juga sangat optimistis akan bisa merebut tiga angka dari kandang Bontang FC.
Sementara untuk satu angka lagi, diyakini akan didapatkan dari Samarinda.
Hanya saja, tanpa meremehkan kekuatan PSPS, melihat performa Ronald Fagundez dkk, harapan mengambil satu angka dari Samarinda sebenarnya cukup berat. Apalagi Persisam nantinya akan tampil full team.
"Memang benar, patokan itu terlalu tinggi. Tapi kami yakin dengan target itu. Terutama di Bontang. Kalau di Samarinda peluang itu ada, namun tidak secerah di Bontang," jawab pelatih Abdurahman Gurning kepada Tribun, Minggu (6/2). (saf)