PSPS Bidik Poin di Samarinda
Meski kalah tipis di laga tandang sebelumnya, PSPS Pekanbaru tidak putus asa.
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
PEKANBARU, TRIBUN- Meski kalah tipis di laga tandang sebelumnya, PSPS Pekanbaru tidak putus asa. Tim asuhan Abdurahman Gurning itu tetap menegakkan kepala menatap laga yang digelar 10 Februari mendatang, menantang tuan rumah Persisam Samarinda.
Laga ini jadi pembuktian Asykar Bertuah untuk menunjukkan kemampuan terbaik usai dikalahkan Persiba Balikpapan, Sabtu silam. Jajaran pelatih sudah mengevaluasi skuad pasca hasil buruk di yang didapat di kandang Beruang Madu kemarin.
Diharapkan, Isnaini dkk bisa kembali fresh dan merebut poin penting di kandang lawan kali ini. Pasalnya, kans untuk mendapatkan itu cukup terbuka. Itu mengingat penampilan yang cukup fantastis di laga terakhir. Hanya faktor nasib saja yang tidak beruntung.
Gurning mengatakan, bagaimana pun penampilan anak asuhnya di laga terakhir, tetap dipuji. Dia mengharapkan, penampilan itu terus ditingkatkan, terutama melawan seteru Persisam Kamis mendatang.
"Pemain kita ada yang dirotasi. Meski begitu, pola permainan tidak akan berubah. Kita tetap menurunkan formasi 4-4-2. Formasi ini sangat cocok bagi pemain, meski sedikit terbuka. Namun kita tidak akan ubah," kata pelatih asal Kisaran tersebut, Senin (7/2) kepada Tribun.
Secara materi, Persisam lebih unggul dari tim PSPS. Namun secara kualitas, Asykar Bertuah tidak kalah, meski Pesut Mahakam banyak dihuni pemain bintang, semacam Julio Lopez, Pavel Solomin, Ronal Fagundez dan lainnya.
Tapi PSPS sudah pasti tidak akan menganggap enteng lawan. Apalagi tim besutan Hendri Susilo tersebut, punya rekor bagus bermain di kandang. Terakhir mereka melumat tamunya Persela Lamongan 4-1, Sabtu kemarin.
Tim Kota Tepian ini hanya sekali kalah dalam enam laga kandangnya, saat menjamu Bontang FC 23 Januari kemarin dengan skor 1-2. Selebihnya, mereka menang telak dari empat laga yang dilakoni. "Mereka punya rekor home yang bagus. Ini yang patut kita waspadai. Lengah sedikit, kita bisa gagal," ujar pelatih kelahiran tahun 1958 itu.
Meski demikian, Gurning yakin pasukannya bisa meraih mimpi mendapatkan poin, karena dia sudah menyiapkan strategi ampuh yang sudah diujicobakan. "Yang pasti kita akan menyerang begitu dapat celah. Kita harus bikin mereka kaget," katanya.
Jhon mengatakan, para pemainnya mempunyai motivasi tinggi untuk memenangkan laga. Di samping itu, mental bertanding, skill dan fisik para pemain cukup mumpuni.