Pemain Korsel Sudah Gabung Latihan
Janji manajemen PSPS untuk mendatangkan pemain asing asal Korea Selatan, Kim Young Hoo ke Pekanbaru, akhirnya ditepati.
Penulis: ignatius prayogo | Editor: ignatius prayogo
PEKANBARU, TRIBUN- Janji manajemen PSPS untuk mendatangkan pemain asing asal Korea Selatan, Kim Young Hoo ke Pekanbaru, akhirnya ditepati. Pemain yang posisi sebagai striker tersebut mendarat di Kota Bertuah, Rabu (23/2) siang kemarin.
Sebenarnya, Kim tiba di Indonesia dari negeranya Korea Selatan sejak Senin (21/2) lalu. Namun dia singgah di Jakarta dahulu untuk bertemu dengan sang agen, Eko Surbekti. Setelah selesai mengurus administrasinya, Kim langsung terbang ke Pekanbaru.
Sebelum gabung bersama tim di mess PSPS di Rumbai, Kim sempat bersantap siang beserta rombongannya di sebuah rumah makan dekat Bandara SSK II. Setelah itu, dia langsung meluncur ke mess, untuk bersiap-siap latihan bersama pemain lainnya.
Manajer PSPS Dastrayani Bibra mengatakan, Kim langsung bergabung latihan pada sorenya bersama Isnaini cs. Hal itu dilakukan untuk melihat kemampuan Kim yang sempat digadang-gadangkan sebagai striker tajam di klub lamanya di Korea.
"Kita sudah koordinasi dengan pelatih, mudah-mudahan dari hasil tes ini kita sudah bisa tahu hasilnya segera. Mungkin pelatih tidak perlu lama-lama melihat kemampuannya, cukup dua atau tiga kali tes saja," papar Dastrayani kepada Tribun.
Kim merumput di Liga Korea, setaraf dengan Liga Super di Indonesia. Dia baru pertama kali datang ke Indonesia, dan langsung bergabung latihan dengan PSPS. Jika memang nanti masuk kualifikasi pelatih, maka Kim menjadi pemain asing ketiga yang pertama kali main di klub Indonesia pada tim PSPS. Sebelumnya, dua asing Kamerun, Dzumafo Herman dan Nzekou yang merupakan pemain yang memulai kariernya bersama PSPS di Indonesia.
"Katanya agennya begitu, baru pertama kali di Indonesia. Kita jelas percaya, toh selama ini namanya tidak pernah dengar di kompetisi di Indonesia ini," terangnya. Sementara itu, pelatih Abdurahman Gurning mengatakan direkrut atau tidaknya Kim, tergantung penampilannya dari hasil tes.
Dari sederet tes yang akan dilaluinya, mulai dari fisik, teknik dan speednya, tapi pelatih asal Kisaran itu nanti akan fokus menilai kepada finishing touchnya (penyelesaian akhir). Setelah itu baru dilihat teknik yang dimilikinya.
"Kita percaya, pemain asing yang datang ke Indonesia memiliki skil, tapi tidak semuanya bagus dalam finishing. Untuk Kim ini, kita nilai itu. Karena itu (finishing) yang kita butuhkan saat ini," tegasnya. Gurning menggaransi, tes yang akan dilalui Kim tidak akan lama. Yang jelas dia akan melihat dua atau tiga kali dari game yang dilakoninya bersama pemain lain. (saf)