Gaya Satlantas Polres Klaten Lakukan Operasi Simpatik
Salah satunya dengan menggelar operasi simpatik di simpang tiga Tugu Adipura tersebut. Dalam operasi ini, Kapolres memberikan reward ber
Laporan Wartawan Tribun Jogja / Obet Doni Ardiyanto
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN,– Bambang Susanto (35) mengaku sempat bertanya-tanya dalam hati mengapa dia diciduk polisi lalu lintas. Pasalnya, dia merasa telah mentaati rambu-rambu lalu lintas dan menyalakan lampu motornya. “Saya kira tadi saya mau ditilang, padahal saya telah menyalakan lampu motor saya,” ucapnya di Tugu Adipura (dekat Kantor Bupati Klaten), Rabu (15/6/2011) pagi.
Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klaten untuk mengajak
warga membiasakan diri menghidupkan lampu utama bagi pengendara motor.
Salah satunya dengan menggelar operasi simpatik di simpang tiga Tugu
Adipura tersebut. Dalam operasi ini, Kapolres memberikan reward berupa
helm gratis dan pin kepada pengendara yang disiplin.
“Saya senang sekali mendapatkan hadiah seperti ini. Kirain mau
ditilang, eh ternyata dapat hadiah,” ucap pria yang bersama istri dan
anaknya akan berlibur ke Borobudur, pagi itu.
Dalam operasi ini, Polres Klaten ingin mengajak pengguna jalan
senantiasa tertib berlalu lintas. Kapolres Klaten, AKBP Kalingga
Rendra Raharja juga hadir di operasi simpatik itu untuk menyerukan
pentingnya meningkatkan kedisiplinan dan meningkatkan kewaspadaan
dalam rangka penanggulangan kecelakaan lalu lintas. “Program ini
merupakan wujud kemintraan dan wujud tertib lantas demi keselamatan
pengguna jalan,” katanya.
Operasi simpatik yang sudah digelar sejak 1 Juni lalu dan akan
berakhir pada tanggal 21 Juni mendatang tersebut hingga hari ini telah
berhasil menegur 3300 pengguna jalan dan 3015 penindakan. “Kami memang
lebih cenderung menegur dalam operasi ini. Untuk penindakan kami
cederung selektif dan prioritas,” tegasnya.
Dalam operasi simpatik tersebut, Polres Klaten mengajak dua tokoh
Punokawan, Petruk dan Bagong. Kedua tokoh wayang ini tak
henti-hentinya mengimbau kepada pengendara sepeda motor untuk
menyalakan lampu depan. Sementara bagi pengemudi mobil, diingatkan
agar selalu mengenakan sabuk pengaman.
Tidak hanya itu, kedua tokoh pewayangan itu juga memberikan
cinderamata berupa gantungan kunci bagi pengguna jalan yang tertib
berlalu lintas. Bagi yang beruntung, pengguna jalan yang tertib akan
mendapatkan hadiah helm standar dari Polres Klaten.