Sekretaris KP2KKN: Vonis 8 Tahun Kartini Marpaung Itu Masih Ringan

Vonis 8 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Hakim Kartini Julianna Mandalena Marpaung, terdakwa kasus suap hakim, dinilai ringan oleh KP2KKN.

Editor: rustam aji
Sekretaris KP2KKN: Vonis 8 Tahun Kartini Marpaung Itu Masih Ringan
ISTIMEWA
Eko Haryanto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M. Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM , SEMARANG - Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, Eko Haryanto, menilai vonis 8 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Hakim Kartini Julianna Mandalena Marpaung, terdakwa kasus suap hakim, masih rendah dan ringan.

Vonis tersebut jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 15 tahun.

"Iya masih sangat rendah dan ringan lah itu. Kalau tuntutannya 15 tahun, harusnya vonisnya 2/3 dari tuntutan," kata Eko Haryanto kepada Tribun Jateng, Jum'at (19/4/2013).

Seperti diberitakan, Hakim Kartini Marpaung divonis hakim Ifa Sudewi, hakim Suyadi dan hakim Kalimatul Jumro dengan hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp. 500 juta.

Kartini ditangkap KPK tanggal 17 Agustus 2012 lalu bersama Heru Kisbandono dan Sri Dartutik di halaman gedung PN Semarang karena menerima pemberian atau janji berupa uang tunai Rp 150 juta untuk mempengaruhi hasil putusan persidangan kasus pemeliharaan mobil dinas DPRD Grobogan dengan tersangka M. Yaeni. Uang itu diterima melalui Sri Dartutik, adik kandung M. Yaeni. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved