SBY 'Berkicau' Soal Penyakit Politisi dan Bunga Mawar
Di sela kunjungan kerja ke luar negeri hari ini, Rabu (24/4/2013), SBY menyempatkan diri berkicau di akun jejaring sosial twitter.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Di sela kunjungan kerja ke luar negeri hari ini, Rabu (24/4/2013), Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) menyempatkan diri berkicau di akun jejaring sosial twitter.
SBY menyinggung soal penyakit politisi. "Penyakit politisi: ketika tidak menjabat mengkritik habis-habisan, tetapi ketika menjabat tidak melaksanakan apa yg dikritiknya," kata SBY.
SBY juga menyinggung soal pro dan kontra calon anggota legislatif DPR yang ramai dibicarakan publik.
"Banyak komentar tentang Caleg (calon anggota DPR) yang diusulkan partai-partai politik. Begini saja .. jangan pilih yang tidak sreg," kata SBY.
Bisa dipastikan itu merupakan twitt dari SBY sebab dalam bio akun itu disebut kalau twit dari Presiden ditandai *SBY*.
Entah apa kaitannya namun pada twitt berikutnya SBY menyinggung soal bunga mawar. Berikut rangkaian twitt SBY soal bunga mawar.
1. Bagaimana kita melihat bunga mawar? Apakah yang lebih nampak duri-durinya, atau justru kelopak bunganya yang indah. *SBY*'
2. Yang berpikir positif akan lebih mengagumi keindahan mawar, sementara yang suka berpikir negatif hanya melihat duri-durinya. *SBY*
3. Kecuali, jika ingin mengingatkan "mawar itu memang indah, tapi hati-hati ada durinya" .. maka ia termasuk orang yang waspada. *SBY*