Breaking News:

Moda Transportasi

350 Bus dan 1050 Angkota di Kota Semarang Tidak Laik Jalan

Penasehat Organda Kota Semarang, Deddy Sudiardi mengatakan, saat ini di Kota Semarang beroperasi sekitar 700 bus dan 2100 angkota.

Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
350 Bus dan 1050 Angkota di Kota Semarang Tidak Laik Jalan
Penasehat Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Deddy Sudiardi mengatakan, saat ini di Kota Semarang beroperasi sekitar 700 bus dan 2100 angkota.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Penasehat Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Deddy Sudiardi mengatakan, saat ini di Kota Semarang beroperasi sekitar 700 bus dan 2100 angkota.

Dari jumlah tersebut, 40-50 persen kondisinya tidak laik jalan atau sama dengan 350 bus dan 1050 angkota.

“Artinya, sekitar 40-50 persen kendaraan umum yang tidak laik jalan itu juga tidak melakukan uji KIR. Mereka nekat karena usaha angkutan akhir-akhir ini terus merugi, jumlah penumpangnya berturun drastis. Load factor atau tingkat keterisian penumpang sekitar 50 persen dari kapasitas,” kata Deddy.

Organda, menurut Deddy, sudah berulangkali mengajak dan mengimbau para pengusaha angkutan untuk menampilkan armada yang layak dan “manusiawi” karena bisnis transportasi menyangkut keselamatan jiwa manusia.

Jika kemudian ditemukan banyak bus yang tidak layak, tidak memiliki izin trayek, dan masa uji KIR sudah kadaluwarsa, Deddy mempersilahkan aparat untuk memberikan tindakan tegas. “Kami juga perlu ketegasan aparat. Kami tidak ingin armada-armada yang tidak layak itu ditangkap kemudian dilepas kembali,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved